Tim Pemenangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 memiliki tantangan cukup berat memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Banten pada Pilpres 2019. Ketua Tim Pemenangan Capres dan Cawapres 02 di Provinsi Banten Desmond J Mahesa menyebutkan, salah satunya karena faktor Ma'ruf Amin. Sosok putera daerah asal Banten yang menjadi Cawapres nomor urut 01.
Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa menargetkan persentase suara Prabowo di Banten. Dia hanya menargetkan pasangan 02 menang di Banten.
Pada Pemilu 2014 lalu Banten merupakan basis pemilih dari Prabowo. Lima tahun lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla yang mengantongi suara 42,9 persen, kalah dari rivalnya Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa dengan suara 57,1 persen.
"Pasti ditingkatkan dong karena dulu tidak ada tantangan karena cawapresnya dari Sulawesi Selatan sekarang dari Banten ya tentunya kita mempertahankan saja sudah luar biasa," kata Desmond usai diskusi dengan tema 'adu strategi pemenangan di daerah' di salah satu cafe di Kota Serang, Kamis (14/2).
Desmond melanjutkan, tugas tim pemenangan Prabowo - Sandi di Banten hanya membuat strategi mempertahankan pemilih Prabowo saat Pemilu 2014. "Ke depan yang paling harus kita lakukan menjembatani yang suka Prabowo, menjelaskan apa yang belum jelas," katanya.
Di tempat sama, tokoh PDIP Banten Mulyadi Jayabaya mengatakan masyarakat Banten wajib memilih pasangan 01 karena Cawapresnya merupakan putera daerah. Menurut Jayabaya, selama empat tahun menjabat, Presiden Joko Widodo selalu memperhatikan Banten.
"Saya hanya melihat kinerja Pak Jokowi. Gimana pak Jokowi sudah bekerja empat tahun dan untuk Banten juga terasa. Dan kita patut menghargai Pak Kiai Ma'ruf Amin selaku warga Banten," katanya.