Titiek Soeharto ingin jadi Ketum Golkar, JK sebut dukungan terbanyak ke Airlangga

Mengenai adanya keinginan Titiek Soeharto tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla tak ketinggalan untuk berkomentar soal itu. Menurutnya, semua kader Golkar yang setidak-tidaknya sudah mengabdi lima tahun menjadi pengurus boleh mengajukan diri menjadi Ketua Umum Golkar.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Titiek Soeharto ingin jadi Ketum Golkar, JK sebut dukungan terbanyak ke Airlangga
Wawancara khusus Wapres Jusuf Kalla. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Partai Golkar akan menggelar Munaslub dalam waktu dekat untuk menentukan ketua umum baru pengganti Setya Novanto. Sejumlah nama mulai dijagokan jadi Ketua Umum Golkar, salah satunya Siti Hediyati Hariyadi atau Titiek Soeharto.Mengenai adanya keinginan Titiek Soeharto tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla tak ketinggalan untuk berkomentar soal itu. Menurutnya, semua kader Golkar yang setidak-tidaknya sudah mengabdi lima tahun menjadi pengurus boleh mengajukan diri menjadi Ketua Umum Golkar. "Tapi tetap tergantung dukungan, kita lihat sendiri dukungan terbanyak sudah ke Airlangga jadi tidak mudah untuk itu," kata JK di kantornya, Selasa (12/12).Meski demikian, JK tetap menghargai niat baik kader Golkar untuk maju jadi Ketua Umum. Termasuk menghargai keinginan Titiek Soeharto. "Tapi DPD I, II kelihatannya sudah menentukan sikap," sambungnya.Sebelumnya diberitakan, Titiek mengungkap alasan dirinya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum untuk menjadikan Golkar lebih baik."Kami sangat prihatin apa yang terjadi di Golkar saat ini dengan kondisi saat ini yg kayaknya sudah di bawah sekali, jadi saya tergerak untuk mungkin bisa membawa Golkar menjadi lebih baik lagi," kata Titiek di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).Titiek melihat, Airlangga bukan lawan terberat dalam Munaslub. Dia menilai semua kader Golkar memiliki kapasitas masing-masing."Saya nggak menganggap itu lawan, kita semua orang Golkar yang punya kapasitas masing-masing, kapasitas yg baik, dan semuanya punya niat baik untuk perbaiki Golkar, jadi kita partner untuk berkompetisi yang baik," tegas Titiek.

Rekomendasi