Didampingi Kabareskrim, Wakapolri penuhi undangan Pansus angket KPK

Didampingi Kabareskrim, Wakapolri penuhi undangan Pansus angket KPK. Sepengetahuan Syafruddin, pansus akan menanyakan soal temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI berkaitan dugaan penyimpangan sumber daya manusia (SDM) di KPK.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Didampingi Kabareskrim, Wakapolri penuhi undangan Pansus angket KPK
Wakapolri Komjen Syafruddin di Bandara Soetta. ©2017 Merdeka.com/Fikri Fakih

Pansus angket KPK mengundang Wakapolri Komjen Syafruddin dalam agenda rapat hari ini, Rabu (19/7). Wakapolri didampingi Kabareskrim Irjen Ari Dono Sukmanto datang sekitar pukul 14.30 WIB. Syafruddin mengaku belum mengetahui pertanyaan yang bakal diajukan Pansus angket KPK. "Belum tahu, belum ditanya ini belum sampai. Ini spontan saja tidak ada diajukan," kata Syafruddin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7).Namun, sepengetahuan Syafruddin, pansus akan menanyakan soal temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI berkaitan dugaan penyimpangan sumber daya manusia (SDM) di KPK."Diundang tentang posisi Polri, sebagai sesama aparat penegak hukum tentu dalam konteks sebuah institusi, dimintai pendapat lah, di antara lain dimintai masukan oleh Pansus," terangnya. Syafruddin menambahkan, kehadirannya ini karena mendapat tugas dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. "Karena diundang ya saya hadir, kebetulan saya ditugaskan kapolri menghadiri ini," jelasnya. Ditanya soal adanya permintaan Pansus untuk menghadirkan penyidik KPK dari Polri, Syafruddin mengaku belum ada permintaan tersebut. "Tidak ada, tidak ada. Saya sudah jelaskan berkali-kali tidak ada. Yang diminta itu Wakapolri dan beberapa staf," pungkasnya.

Rekomendasi