Promosikan KJP Plus di Tambora, Sandiaga disambut ibu-ibu pengajian

Promosikan KJP Plus di Tambora, Sandiaga disambut ibu-ibu pengajian. Calon wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno, blusukan ke kawasan Sawah Lio Raya, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (26/11). Kehadirannya disambut ibu-ibu majelis taklim se-Tambora dan Tarian Kobarkan Anies-Sandy.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Promosikan KJP Plus di Tambora, Sandiaga disambut ibu-ibu pengajian
Sandiaga Uno kampanye di Tambora. ©2016 Merdeka.com/fauzi

Calon wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno, blusukan ke kawasan Sawah Lio Raya, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (26/11). Kehadiran pasangan Anies Baswedan itu disambut oleh ibu-ibu majelis taklim se-Tambora dan Tarian Kobarkan Anies-Sandy.Puluhan warga menyambutnya mulai dari ujung jalan dengan iringan musik Tarian Kobarkan ini. Bersamaan dengan lagu itu Sandiaga pun berjoget menuju lokasi pertemuan.

Sandiaga Uno kampanye di Tambora ©2016 Merdeka.com/fauzi

Ia juga mempromosikan Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang digaungkannya bersama Anies Baswedan, pagi tadi."Jadi secara ringkas KJP Plus sudah diluncurkan tadi pagi, nanti akan di retweet sama kanal sosmed Sandiaga, kita akan memastikan warga akan antusias. Mereka sangat menanti karena program KJP Plus sangat relevan," kata Sandiaga di lokasiSandiaga mengatakan, KJP Plus akan berintegrasi dengan KIP, gambaran luasnya ada satu program Jokowi yang tidak di salurkan di Provinsi DKI yaitu KIP. Menurut dia, ide ini muncul karena selama kunjungan banyak warga yang belum penuh mendapat manfaat dari KJP."Ini tambahan amunisi dari Pemprov DKI untuk keluarga yang tidak mampu kita bisa memberikan bantuan tunai. Kita ke depan melihatnya sebagai tambahan dari KJP yang sudah ada," ungkapnyaMenurut dia, menariknya dari program KJP Plus adalah untuk mengcover pendidikan yang belum tercover oleh KJP seperti Madrasah, Paket A, B dan C serta Pondok Pesantren."KJP Plus terutama membidik warga golongan yang di bawah garis kemiskinan serta usia pendidikan 6-21 tahun," pungkasnya.

Rekomendasi