Siswono: Partai terbesar kedua kok di luar pemerintahan

Menurut Siswono, Partai Golkar memiliki kader-kader yang mumpuni untuk masuk dalam pemerintahan.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Siswono: Partai terbesar kedua kok di luar pemerintahan
Golkar. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siswono Yudhohusodo menyayangkan apabila Partai Golkar harus berada di luar pemerintahan. Menurutnya, Partai Golkar memiliki kader-kader yang mumpuni untuk masuk dalam pemerintahan. "Saya melihat bahwa Golkar mempunyai banyak kader yang sangat bagus untuk ikut di pemerintahan," kata Siswono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8).Siswono juga menegaskan bahwa sejak dahulu, Golkar berpegang teguh pada slogan 'Suara Rakyat Suara Golkar'. Oleh sebab itu, Siswono menilai kader Partai Golkar harus aktif membangun dengan menjadi bagian dari pemerintahan."Kita semua ingat, tema Golkar 'Suara Rakyat Suara Golkar', kalau mayoritas rakyat menentukan pilihan kepada Jokowi, memang paling baik Golkar ikut mendukung pemerintahan ini," ucap Siswono.Dirinya masih belum dapat menerima kondisi apabila Partai Golkar berada di luar pemerintahan pada periode 2014-2019 mendatang. "Sangat sulit dimengerti partai nomor 2 terbesar ini dengan potensinya yang ada berada di luar pemerintahan," tutur Siswono.Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menyatakan tetap akan berada di Koalisi Merah Putih. Jika Mahkamah Konstitusi menolak gugatan Prabowo - Hatta, berarti koalisi Merah Putih akan berada di luar pemerintahan. Ical justru mengaku tidak akan menolak jika pihak Jokowi - JK ingin datang bergabung.“Golkar kan (Koalisi) Merah Putih, kecuali jika kemudian Pak Jokowi atau yang lain mau bergabung, kita terbuka. Terbuka (Jokowi) ke sini, bukan saya ke sana,” ucap Ical di Wisma Benteng, Medan, Selasa (19/8).

Rekomendasi