Politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, menuding rekan separtainya telah merampas suara yang diraihnya pada Pemilu 2014. Kecurangan itu telah dilaporkannya ke DPP."Ada pihak yang mengambil suara saya saat perpindahan dari formulir C1 ke D1," kata Sutan yang ditemui di posko pemenangannya di Jalan Kenanga Raya No 89, Medan, Kamis (17/4).Sutan mencontohkan, di satu tempat dia mendapatkan 134 suara, tapi suaranya tergerus saat ditabulasi ke formulir D1 menjadi hanya tinggal 34 suara. "Seratus suara lagilah yang diambil entah siapa-siapa," ucapnya.Sutan juga memberi contoh lain. Kata dia, ada satu keluarga yang dipastikan memilihnya, tapi saat data dipindahkan ke D1 tidak ada satu pun yang memilihnya di TPS itu. "Kalau ribuan TPS begitu ya meninggal kita," ucapnya.Meski didesak, Sutan tetap menolak membeberkan rekan separtainya yang telah mencuri suaranya. "Adalah, teman satu partai. Yang paling banyak mereka ambil itu suara partai, itu kan nggak boleh. Suara partai itu milik partai yang akan diserahkan kepada caleg dengan suara terbanyak untuk memenuhi kuota. Kalau lebih diberikan ke suara terbanyak kedua. Tapi ini sudah dibagi-bagi mereka," katanya.Sutan mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke DPP Partai Demokrat agar kader yang curang didiskualifikasi. Dengan begitu akan muncul orang-orang yang jujur.Pihak DPP Partai Demokrat, lanjut Sutan, telah memintanya untuk melengkapi data. Setelah semuanya rampung akan diserahkan ke DPP. "Belum ke Panwaslu, intern dulu. Kalau internal selesai, ngapain kita ke Panwaslu. Kalau tidak selesai baru kita lapor ke Panwaslu dan polisi," jelas Sutan.
Sutan Bhatoegana tuding rekan separtai rampok suaranya
"Kalau ribuan TPS begitu ya meninggal kita," keluh Sutan.
Rekomendasi