9 Politisi coba pindah partai, daftar caleg 2014 melalui PDIP

Menurut Tjahjo Kumolo, lobi-lobi yang dilakukan oleh politisi Senayan dari partai lain akan dipertimbangkan.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
9 Politisi coba pindah partai, daftar caleg 2014 melalui PDIP
kampanye PDIP mega puan. ©2012 Merdeka.com

Iklim politik menjelang 2014 mulai memanas. Masing-masing partai politik tengah mempersiapkan calon legislatif untuk digadang dan ditawarkan di daerahnya masing-masing.Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengaku setidaknya ada 9 politisi Senayan dari partai lain yang telah melobi dan menjalin komunikasi dengan tujuan untuk menjadi caleg 2014."Ada sembilan orang, kira-kira pahamlah anda. Dari partai lain ada yang mendaftar dan kita lagi menyaring," ungkap Tjahjo di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (10/1).Menurut Tjahjo, lobi-lobi yang dilakukan oleh politisi Senayan dari partai lain akan dipertimbangkan. Dirinya tidak menyebutkan secara detail dari partai mana saja yang tengah mendaftar menjadi caleg 2014 melalui PDIP."Tidak etislah," elak Anggota Komisi I DPR ini.Tetapi, Tjahjo menegaskan akan mengkaji dan membahas lebih jauh lagi akan lamaran politisi yang pindah partai itu."Mereka serius, kita lagi mencermati, laku gak dijual di dapilnya," terangnya.Ada sembilan daerah yang mana perolehan suara PDIP masih minim. Seperti Aceh, Papua, Sumbawa dan lain-lain. Menurut Tjahjo, partainya tidak mempermasalahkan jika politisi yang mendaftar caleg 2014 melalui PDIP mau ditempatkan di daerah tersebut."Kalau mereka mau di situ gak masalah. Belum tentu mereka lolos, kita gak mau mereka hanya nampang daftar caleg saja," tegasnya.Jika politisi tersebut sudah mantab maka harus mengambil Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP. Sehingga, akhir Oktober harus sudah keluar dari partai asalnya.Menurut Tjahjo, salah satu persoalan yang masih mengganjal adalah dengan adanya penolakan dan tumpang tindih daftar caleg dari internal PDIP."Lha itu, belum diumumkan. Bulan depan mulai kita sounding. Kalau nolak kita tetap mementingkan partai sendiri," pungkasnya.

Rekomendasi