Pelaksana tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyerukan peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara benar dan profesional. Penekanan ini disampaikan dalam acara halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Rejang Lebong pada Kamis lalu.
Komitmen ini bertujuan untuk memastikan setiap pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong memperkuat profesionalisme. Langkah ini juga diharapkan dapat menjauhi potensi penyalahgunaan wewenang yang merugikan masyarakat. Kepatuhan ASN terhadap tupoksi menjadi kunci utama dalam mencapai pelayanan publik yang optimal.
Hendri Praja menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya bisa terwujud jika ASN bekerja sesuai aturan berlaku. Integritas dalam menjalankan tugas juga menjadi fondasi penting untuk mencegah permasalahan hukum. Hal ini sekaligus memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.
Advertisement
Advertisement
Plt Bupati Hendri Praja secara tegas mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat menimbulkan masalah hukum atau bahkan konsekuensi pribadi. Integritas dalam setiap aspek pekerjaan menjadi prioritas utama bagi ASN di Rejang Lebong.
Kepatuhan terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) merupakan landasan utama dalam memberikan pelayanan prima. Dengan menjalankan tupoksi secara benar, ASN dapat mencegah potensi penyalahgunaan wewenang. Hal ini juga berkontribusi pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Pelayanan publik yang berkualitas tinggi sangat bergantung pada dedikasi dan kejujuran setiap ASN. Hendri Praja menyoroti bahwa profesionalisme ASN Rejang Lebong akan menciptakan kepercayaan masyarakat. Kepercayaan ini esensial untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Advertisement
Advertisement
Selain integritas, Hendri Praja juga menyoroti pentingnya disiplin dan profesionalisme ASN dalam keseharian mereka. Ini mencakup kepatuhan terhadap tata cara berpakaian dinas hingga pelaksanaan tugas sehari-hari. Disiplin yang tinggi mencerminkan kesiapan ASN dalam melayani masyarakat.
Sinergi antarsektor menjadi fokus penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Plt Bupati meminta agar ego sektoral dihilangkan demi memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Kerjasama yang baik akan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif.
Efisiensi anggaran dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hendri Praja mendorong setiap OPD untuk meningkatkan inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kinerja dan transparansi.
Advertisement
Optimalisasi PAD sangat krusial untuk mendukung kemandirian finansial daerah. Dengan inovasi, diharapkan sumber-sumber pendapatan baru dapat digali secara maksimal. Ini akan memperkuat kemampuan Rejang Lebong dalam membiayai program-program pembangunan.
Advertisement
Dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Hendri Praja menegaskan komitmennya terhadap visi-misi pembangunan daerah. Visi-misi ini tertuang jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rejang Lebong 2025–2029. Implementasi RPJMD menjadi panduan utama bagi seluruh jajaran pemerintah.
Peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama bagi seluruh ASN Rejang Lebong. Hendri Praja menekankan bahwa tujuan akhirnya adalah agar masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. Pelayanan yang baik adalah cerminan dari komitmen pemerintah kepada rakyatnya.
Di akhir arahannya, ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga integritas tidak hanya dalam pekerjaan. Integritas juga merupakan tanggung jawab moral yang besar terhadap keluarga dan masyarakat luas. Nilai-nilai ini menjadi pondasi kuat bagi setiap ASN.
Advertisement
Sumber: AntaraNews