Ormas sayap Gerindra nilai pemerintahan Jokowi tak layak diteruskan

Selasa, 13 Februari 2018 20:45 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jokowi-JK hadiri buka puasa bersama Partai NasDem. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Pimpinan Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) yang juga Ketua DPP Partai Gerindra M Nizar Zahro menyatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak layak kembali memimpin Indonesia. Dia mengungkapkan alasannya karena pemerintahan Jokowi-JK telah gagal membuat kehidupan rakyat sejahtera.

"Pemerintahan saat ini sudah tidak layak untuk diteruskan karena terbukti telah menyengsarakan rakyat," katanya dalam sambutannya saat Rakornas Tahun 2018 Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Gerindra di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa (13/2).

Di hadapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Nizar menegaskan jajarannya siap bergerak memenangkan partai berlambang garuda di Pemilu Serentak 2019.

"SATRIA sebagai sayap partai siap bergerak untuk merebut kemenangan di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019/Pilpres 2019," ujarnya.

Tak hanya itu, anggota Komisi V ini menyebut SATRIA siap mengawal dan memenangkan Prabowo untuk bertarung sebagai calon presiden di Pemilu 2019 mendatang.

"Kewajiban kita sebagai kader Gerindra untuk mengawal Bapak H. Prabowo
Subianto menjadi Presiden Indonesia. Dan kader SATRIA di seluruh Indonesia
siap menjadi garda terdepan untuk memenangkan Bapak H. Prabowo
Subianto," tegas Nizar.

Nizar mengklaim Gerindra akan mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden 2019-2024 dalam waktu dekat.

Sejauh ini, Gerindra tengah membangun komunikasi dengan partai politik lainnya. Langkah ini dilakukan mengingat adanya syarat ambang batas pencalonan sebesar 20 persen untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden.

"Tapi nanti prinsipnya akan disampaikan secara langsung oleh beliau dengan partai, apakah kita koalisi. Karena nanti sesuai dengan UU Pemilu harus 20 persen," tandasnya.

Relawan sayap Partai Gerindra ini juga terus menyerukan 'Prabowo Presiden, Prabowo Presiden, Prabowo Presiden' sejak Prabowo tiba di ruang acara Rakornas.

Partai Gerindra sudah sejak lama berencana mengusung kembali Prabowo sebagai calon presiden. Rencana itu pun telah disampaikan kepada mantan Danjen Kopassus itu.

Namun, hingga kini Prabowo belum memberikan keputusan soal pencalonannya sebagai presiden. Prabowo mengaku masih ingin melihat perkembangan dan juga situasi yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Saya selalu katakan bagi saya adalah pengabdian. Saya akan lihat perkembangan, saya akan lihat situasi, yang terbaik untuk bangsa itu yang saya jalankan," kata Prabowo di DPP Partai Gerinda, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2). [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini