Ngabalin Minta Sekjen PAN Bisiki Zulkifli Hasan Untuk Gabung ke Jokowi

Rabu, 5 Juni 2019 19:24 Reporter : Ahda Bayhaqi
Ngabalin Minta Sekjen PAN Bisiki Zulkifli Hasan Untuk Gabung ke Jokowi ali mochtar ngabalin dan jokowi. ©2018 Merdeka.com/dokumen pribadi

Merdeka.com - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, mengaku telah berbincang dengan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. Pembicaraan itu mengajak PAN segera kembali ke pemerintahan.

Ngabalin menuturkan, PAN memiliki kesamaan visi dengan pemerintah untuk membangun bangsa. Dia berharap partai berlambang matahari terbit itu bisa menjadi kekuatan baru di parlemen untuk Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

"Tentu kita berharap PAN jadi kekuatan di parlemen, pemerintah dan parlemen juga harus membangun kekuatan dalam memikirkan program-program pemerintah dan negara," ujar Ngabalin di rumah dinas Ketua DPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).

Ngabalin mengaku membisiki Eddy Soeparno untuk memberikan masukan kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. "Kalau Sekjen yang mendampingi dan membisiki ketua umum kan pasti kalimat-kalimat bagus, motivasi yang terbaik. Apalagi Bung Eddy kan teman lama. Kalau orang lain yang membisiki ketua umum bisa lain maknanya," ucapnya.

Disinggung Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang masih kukuh beroposisi dengan Jokowi, Ngabalin bilang posisi Ketum dan Sekjen adalah eksekutif di partai. Artinya sebagai pembuat kebijakan bisa mengarahkan partai untuk kepentingan menyiapkan kadernya ke depan di parlemen maupun jabatan eksekutif.

"Saya kira Bang Zul dan Mas Eddy dan teman-teman juga tetap akan berpositif, melihat kepentingan partai ke depan dan mempersiapkan kader-kader yang banyak," jelas Ngabalin.

"Kader-kader terbaik itu tidak ada lain kecuali bisa menyiapkan yang terbaik untuk di parlemen, pemerintah, dan tempat-tempat lain," dia menambahkan. [ang]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini