Lupakan pilgub, Khofifah ajak warga satukan kekuatan bangun Jatim

Minggu, 15 Juli 2018 21:31 Reporter : Moch. Andriansyah
Lupakan pilgub, Khofifah ajak warga satukan kekuatan bangun Jatim Khofifah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pilgub Jawa Timur 2018 sudah final. Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat melupakan perbedaan pilihan dan kembali menjadi satu kekuatan utuh demi Jawa Timur.

"Saya berterima kasih kepada relawan, seluruh partai pendukung, dan khususnya Muslimat NU yang telah berjuang hingga sampai saat ini," kata Khofifah membuka sambutannya di acara syukuran yang digelar Tim Pemenangan Khofifah-Emil di Waru, Sidoarjo, Minggu (15/7) sore.

Di acara yang digelar di halaman kantor perusahaan milik mantan Bendahara PBNU, H Masnuh yang sekaligus ketua Tim Khofifah-Emil di Sidoarjo itu, Khofifah mewanti-wanti. "Kalau kemarin (Pilgub Jatim) ada Paslon 1 dan ada Paslon 2, itu miqotnya (batas). Kalau (salah satu Paslon) sudah dinyatakan menang, semua sudah selesai," tegasnya.

Mantan Menteri Sosial ini melanjutkan, "Kalau dulu ada tetangga yang beda pilihan, saya mohon semua dirangkul. Yang terpilih gubernurnya Jawa Timur, bukan gubernurnya tim nomor 1," sambung Khofifah kembali mengingatkan.

Selebihnya, Khofifah mengaku telah bertemu dengan sejumlah tokoh nasional di Jakarta, salah satunya Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membahas masalah kemiskinan di Jawa Timur.

Menurut Khofifah, ada 10 kabupaten di Jawa Timur yang tingkat kemiskinan cukup signifikan. Ke-10 wilayah masuk zona miskin itu terbanyak berada di Pulau Madura. Kemudian Situbondo, Bondowoso, Jember, Probolinggo, dan Lamongan.

Oleh karena itu, melalui JK, Khofifah meminta bantuan pemerintah pusat agar memfokuskan pemberantasan kemiskinan di Jawa Timur. "Ada (daerah) yang (kemiskinannya) tambah parah, ada yang tambah dalam, tapi ada yang agak sulit untuk menurunkan. Jadi kita mendiskusikan agak lama dengan Pak JK," tandasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini