Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lima musisi Aceh nyaleg dari PDIP

Lima musisi Aceh nyaleg dari PDIP kampanye PDIP. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Keikutsertaan artis dan seniman dalam Pemilu sejak era Reformasi sudah menjadi hal biasa. Mereka menjadi caleg dari parpol yang berkontestasi di Pemilu.

Di Aceh, lima orang musisi asal kota serambi Mekkah itu terdaftar menjadi caleg dari PDI Perjuangan. Mereka terdaftar sebagai caleg di tingkat ibu kota Banda Aceh.

Kelima musisi yang terjun ke dunia politik ini yakmi Muhammad Juanda, guru gitar sekaligus gitaris band Push in Here yang maju di Dapil Banda Aceh 1. Untuk Dapil Banda Aceh 2, terdapat nama produser dan pengarang lagu Gading Hamonangan Hasibuan, bersama drummer dan instruktur musik Teuku Mahfud.

Sementara arsitek yang juga dikenal sebagai gitaris dan vokalis band Ain't No Fun, Teuku Maksum Hafis akan maju di Dapil Banda Aceh 3 dan mantan bassis Green Jello dan Es Buah, Hendra Irawan melaju di daerah pemilihan Banda Aceh 4.

Ketua PDI Perjuangan Kota Banda Aceh, Gading Hamonangan menjelaskan kehadiran para bacaleg dari kalangan musisi ini adalah bukti keseriusan PDI Perjuangan memperjuangkan berkembangnya industri kreatif sekaligus merupakan politik pendidikan bagi kaum muda di Aceh.

"Kami berharap kehadiran mereka dalam kontestasi ini dapat menarik dukungan anak-anak muda, dan apabila terpilih nanti, mereka dapat menyerap dan memperjuangkan aspirasi kaum milenial yang sarat dengan ide dan gagasan," katanya, Sabtu (21/7).

Gading menegaskan kelima musisi ini merupakan kader banteng Aceh yang militan, yang telah menjadi pengurus DPC, PAC serta organisasi sayap partai. Mereka sudah dipersiapkan sejak lama untuk terjun di pileg 2019 nanti.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banda Aceh, Teuku Mahfud menambahkan pengembangan kesenian di Aceh, serta pelestarian budaya daerah di dalam koridor syariat Islam adalah salah satu program prioritas PDI Perjuangan Banda Aceh.

Menurutnya, PDI Perjuangan bisa menjadi penyambung lidah pelaku serta penikmat kesenian dengan pemerintah ibukota Serambi Mekkah, apabila dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil mereka di DPRK nanti.

"Kalau semua bisa terpilih, DPRK Banda Aceh akan memiliki home band-nya sendiri," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP