Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengukuhkan 1.500 relawan di GOR Gerung, Lombok Barat, pada Sabtu, 1 Agustus. Pengukuhan ini merupakan langkah strategis partai untuk memperkuat konsolidasi internal dalam menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2029 mendatang.
Koordinator Wilayah DPP PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar, menjelaskan bahwa pengukuhan relawan ini menjadi bagian integral dari upaya partai mencapai target besar. PAN berambisi menempati peringkat empat nasional pada pemilu legislatif, guna memiliki posisi tawar yang kuat dalam mengusung calon presiden atau wakil presiden.
Target utama PAN di Pemilu 2029 adalah mengusung Ketua Umum Zulkifli Hasan sebagai calon presiden atau wakil presiden. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, partai berlambang matahari terbit ini harus mampu meraih kemenangan di setiap tingkatan, mulai dari DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota.
Advertisement
Advertisement
Target Ambisius PAN di Pemilu 2029
Muazzim Akbar menegaskan bahwa secara nasional, PAN menargetkan perolehan antara 65 hingga 70 kursi di DPR RI. Pencapaian ini dinilai krusial agar partai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kepemimpinan nasional pada Pemilu Presiden 2029.
Ia menekankan pentingnya menyatukan kekuatan untuk memenangkan calon legislatif serta merebut kursi di semua tingkatan. Ini mencakup perjuangan dari DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota, sebagai fondasi untuk mencapai target Pilpres.
Pengukuhan relawan di Lombok Barat ini menjadi bukti keseriusan PAN dalam mempersiapkan diri. Relawan diharapkan menjadi ujung tombak partai di lapangan, memastikan pesan dan visi PAN sampai ke masyarakat luas.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Relawan dan Potensi Suara
Muazzim menjelaskan bahwa 1.500 relawan yang dikukuhkan berasal dari tiga wilayah di Pulau Lombok, yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Barat. Meskipun baru 1.500 orang yang dikukuhkan, PAN berencana menyiapkan total 4.000 relawan untuk ketiga wilayah tersebut.
Para relawan ini dibebani sejumlah tugas penting, mulai dari konsolidasi internal, sosialisasi program partai, hingga menjadi saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu Legislatif dan Pilpres. Target ambisius PAN adalah menempatkan satu relawan di setiap TPS.
Di Pulau Lombok sendiri, tercatat ada lebih dari 12 ribu TPS pada Pemilu 2024. Oleh karena itu, jika dihitung-hitung, dari tiga level legislatif, dimulai dari kabupaten, provinsi, hingga DPR RI semua relawan bekerja. Kemudian tiga wilayah itu dikalikan 12.000 TPS dan setiap relawan berhasil merekrut 10 orang, maka potensi suara PAN bisa menjadi 360.000 suara di Pulau Lombok. Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 Pulau Lombok ini meminta seluruh relawan yang telah dikukuhkan untuk segera bekerja.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Keadilan Sosial dan Kesempatan Kerja
Kendati dibebani target elektoral yang tinggi, Muazzim Akbar menambahkan bahwa perjuangan politik PAN tidak semata-mata mengejar kemenangan. Tujuan utama partai adalah menghadirkan keadilan sosial dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.
Untuk itu, PAN membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya bagi seluruh relawan, termasuk dengan pengurus PAN di daerah. Hal ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi politik menjelang Pemilu 2029.
Muazzim menegaskan kembali bahwa tujuan akhir dari perjuangan ini adalah untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, PAN berkomitmen untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews