Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU Digugat di PTUN Kupang Tuntut Pembatalan Pelantikan Orient

KPU Digugat di PTUN Kupang Tuntut Pembatalan Pelantikan Orient Orient Patriot Riwu Kore. ©Facebook/Orientriwukore

Merdeka.com - Kuasa Hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua, Takem Raja Pono dan Herman Hegi Radja Haba (TRP-Hegi), Rudi Kabunang segera mendaftarkan gugatan ke PTUN Kupang, Senin (8/2) mendatang.

“Pertama kami mengimbau seluruh pihak baik itu pemerintah melalui Depdagri untuk sementara menunda pelantikan Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua agar tidak menimbulkan permasalahan hukum baru, dan Senin besok, kami akan mendaftarkan gugatan di PTUN Kupang,” Jelasnya, Sabtu (6/2).

Menurut Rudi, salah satu materi yang bakal diajukan adalah adanya Undang-Undang No 12 Tahun 2006 yang mengatur tentang kewarganegaraan, khususnya tentang berakhirnya kewarganegaraan Indonesia jika WNI menerima kewarganegaraan negara lain.

Yang kedua sebut Rudi, Indonesia tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan. “Yang ketiga, boleh ada yang mengaku kalau dia warga negara Indonesia itu boleh-boleh saja, tetapi Undang-Undang mengatur lain, dan kami mengimbau juga untuk KPU, Bawaslu, Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Mendagri, untuk menunda semua kebijakan tentang pelaksanaan pelantikan agar tidak menimbulkan masalah hukum baru,” Ungkapnya.

Rudy akan memberitahukan kepada KPU untuk menyatakan penetapan Bupati terpilih Sabu Raijua dinyatakan batal. Ia mendesak termohon untuk mencabut keputusan tentang penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, serta melakukan Pilkada ulang.

Rudi juga menambahkan, ada yang menyatakan bahwa Orient dilantik baru dinonaktifkan, ini juga tidak bisa dilakukan lantaran bukan tindak pidana yang dilakukan oleh pribadi lepas pribadi, sehingga pertanggungjawabannya dilakukan pribadi masing-masing.

“Ini adalah cacat yang dilakukan mengenai syarat formal dan mereka disebut sbagai pasangan calon peserta Pilkada, jadi bukan tindak pidana secara pribadi,” Tutupnya.

Sementara itu, bupati terpilih Sabu Raijua Orient Patriot Riwu Kore menegaskan, dirinya tidak pernah melepas status Kewarganegaraan Indonesia.

“Saya tidak pernah melepas status kewarganegaraan Indonesia. Walaupun saya bekerja di Amerika, masih terus bolak-balik ke Indonesia untuk lihat orang tua, keluarga dan saudara-saudara saya, baik di Kupang maupun di Sabu Raijua. Saya WNI yang sah karena NIK saya tercatat secara resmi di data base kependudukan pada Ditjen Dukcapil,” sebut Orient dalam keterangan tertulisnya yang diterima merdeka.com.

Orient menyampaikan permohonan maaf karena berita-berita tersebut menyedot perhatian dan energi berbagai kalangan, termasuk sejumlah lembaga negara.

Ia kembali menegaskan bahwa tidak bermaksud membuat kekisruhan dalam proses ini. Orient juga menegaskan hingga saat ini dirinya adalah WNI asli. Ia lahir di Kota Kupang dan bersekolah di Kupang, mulai dari SD hingga perguruan tinggi, terakhir ia menyelesaikan studi S-1 di Universitas Nusa Cendana.

Orient yang merupakan keturunan suku Sabu ini mengatakan ia sangat cinta Indonesia dan ingin kembali untuk mengabdi, khususnya di kampung nenek moyangnya, yakni Sabu Raijua. Dan, sebagai bukti kecintaannya kepada NKRI, sampai saat ini ia masih memiliki KTP, NIK dan Kartu Keluarga.

“Saya tidak pernah melepas status kewarganegaraan Indonesia. Walaupun saya bekerja di Amerika, masih terus bolak-balik ke Indonesia untuk lihat orang tua, keluarga dan saudara-saudara saya, baik di Kupang maupun di Sabu Raijua. Saya WNI yang sah karena NIK saya tercatat secara resmi di data base kependudukan pada Ditjen Dukcapil,” jelas Orient.

Orient mengatakan dirinya memang pernah memiliki paspor Amerika saat bekerja di sana. Namun ketika hendak kembali ke Indonesia untuk menjadi calon kepala daerah, dia sudah memroses pencabutan Status WNA. “Jadi sebetulnya sudah berproses,” ujarnya.

Masih menurut Orient, aturan imigrasi di Amerika jika seorang warga negara berproses menjadi pejabat publik, politisi atau angkatan bersenjata di negara lain, maka secara otomatis kewarganegaraan Amerika-nya gugur. Orient juga mengatakan dirinya datang ke Nusa Tenggara Timur untuk mengikuti Pilkada Sabu Raijua.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP