Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarsono mengatakan pengamanan terhadap pasangan calon Gubernur tidak perlu berlebihan. Hal ini justru akan menjauhkan pasangan calon dengan pemilihnya.Namun, Sumarsono tidak membantah perlunya pengamanan mengingat penolakan terhadap calon tertentu terjadi dibeberapa tempat."Pengamanan tidak perlu berlebihan, jangan sampai pengamanan ini merugikan calon itu sendiri. Karena tidak dekat dengan calon pemilihnya," ujar Sumarsono di Warung Daun, Cikini (12/11).Pada Acara Diskusi Polemik bertajuk Hitam Putih Pilkada DKI, Sumarsono mengatakan tidak ada standar pengamanan bagi pasangan calon Gubernur DKI. Dijelaskannya, terkait pengamanan pasangan calon sudah menjadi kewenangan Polda Metro Jaya."Tidak perlu ada berkoordinasi dengan KPU. Yang paham ukuran berapa pasukan yang akan diterjunkan ya kepolisian," ujar Sumarsono.Sumarsono mengatakan pengamanan ini terkait tingkat kerawanan dari tempat kampanye yang akan dikunjungi oleh pasangan calon. Dimana pengamanan ini sudah melekat pada pasangan calon pada sejak ditetapkan menjadi calon Gubernur DKI.
Ketua KPU DKI: Pengamanan tak perlu berlebihan bisa bikin rugi calon
Ketua KPU DKI: Pengamanan tak perlu berlebihan bisa bikin rugi calon. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarsono mengatakan pengamanan terhadap pasangan calon Gubernur tidak perlu berlebihan. Hal ini justru akan menjauhkan pasangan calon dengan pemilihnya.
Advertisement
Rekomendasi