Fadli Anggap Keakraban Putra SBY & Keluarga Megawati Sebagai Kesempatan Silaturahmi

Kamis, 6 Juni 2019 01:32 Reporter : Tim Merdeka
Fadli Anggap Keakraban Putra SBY & Keluarga Megawati Sebagai Kesempatan Silaturahmi AHY Silaturahmi ke rumah Megawati. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Keakraban Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas bersama keluarganya dengan dalam open house digelar Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, menuai tanda tanya besar. Waktetum Gerindra, Fadli Zon, melihat pertemuan itu sebagai momen silaturahmi.

Itu disampaikan Fadli ketika menghadiri acara Open House di rumah dinas Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Rabu (5/6). Sebagai muslim, tentu silaturahmi itu dirasa sebagai kesempatan besar dalam tiap perayaan Idul Fitri.

"Ya tentu di Hari Raya Idul Fitri saya kira ini adalah kesempatan silaturahmi ya, dan saya kira ini hari besar bagi umat Islam yang penting, dan setelah 30 hari berpuasa ini hari yang fitrah. Inilah hasilnya," kata Fadli.

Keakraban dua putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) itu terlihat dari foto yang diterima. Ketika pertemuan tersebut para pewarta tak diperkenankan untuk meliput berbagai kegiatan open house di kediaman Megawati.

Dalam foto tersebut, terlihat Puan memegang telepon genggam, kemudian seperti mengajak AHY bersama istrinya Anissa Pohan, kemudian Ibas bersama Aliya Rajasa, serta Prananda dan istrinya berswafoto bersama Megawati.

Wakil Ketua DPR itu juga menilai suatu hal yang wajar karena setiap aktor memiliki preferensinya masing-masing. "Pokoknya segala itukan masing-masing punya preferensi, masing-masing punya kesibukan sendiri," ucap Fadli.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, mengatakan, kehadiran AHY dan Ibas diterima dengan baik oleh keluarga Megawati. Diketahui, keduanya baru tahun ini berlebaran ke kediaman Megawati.

"Ya tadi ada mas AHY, mas Ibas dengan istri diterima Bu Mega, Mbak Puan, saya, Pak BG, yang biasa mendampingi ibulah, ya baik-baik saja. Silaturahmi seperti ini kan penting. Dan tadi juga sempat terpotong karena memang Pak Presiden sampai. Jadi kemudian Ibu (Megawati) menerima Pak Presiden," ungkap Pramono.

Menurut dia, dengan silahturahmi seperti ini, jelas membuka komunikasi yang baik.

"Kalau komunikasi, mempermudah untuk saling mengerti dan, saya yakinlah apa yang menjadi ketegangan pada saat pemilu kemarin sekarang ini sudah hampir enggak ada," katanya.

Saat ditanya apakah di dalam juga menyampaikan sikap soal Demokrat? Dia hanya mengatakan. "Tadi silahturahmi," katanya. [ang]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini