Menteri Kebudayaan Fadli Zon, begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo, dan maestro seni rupa Nyoman Nuarta menerima penghargaan atas kontribusi mereka terhadap kebudayaan dan pembangunan Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam puncak peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 dan Hari Kebudayaan Nasional 2026 di Museum Rudana, Bali, Senin (19/10/2026).
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Putu Supadma Rudana mengatakan Oktober memiliki makna istimewa bagi permuseuman dan kebudayaan nasional.
Bulan tersebut mencakup sejumlah peringatan penting, mulai dari Hari Kesaktian Pancasila hingga Hari Museum Indonesia dan Hari Kebudayaan Nasional.
“Bulan ini diawali dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, dilanjutkan Hari Museum Indonesia pada 12 Oktober, serta Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober,” ujar Putu melalui keterangan pers, Kamis (22/10/2026).
Pemimpin The Rudana Art Institution ini mengapresiasi kehadiran para tokoh, budayawan, seniman, pegiat museum, dan berbagai elemen masyarakat dalam perayaan bertajuk “Setanggi Puspa Budaya” tersebut.
Dalam acara tersebut, AMI menganugerahkan Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan komitmennya dalam mengembangkan permuseuman serta kebudayaan Indonesia.
“Hari ini, Asosiasi Museum Indonesia menganugerahkan Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian, dedikasi dan komitmennya dalam membangun kehidupan museum dan kebudayaan Indonesia,” ujar Putu.
Sementara itu, Museum Rudana memberikan Ksatria Mahottama Nagara Award kepada Soemitro Djojohadikoesoemo atas pemikiran dan pengabdiannya dalam bidang ekonomi serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Pemikirannya dinilai turut mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan dan ekonomi budaya.
Penghargaan Ksatria Mahottama Budaya Award juga diberikan kepada maestro seni rupa Nyoman Nuarta. Ia dinilai berkontribusi dalam memperkaya seni rupa Indonesia hingga dikenal di tingkat internasional melalui perjalanan dan karya-karyanya, termasuk Garuda Wisnu Kencana di Bali dan karya seni yang berkaitan dengan pembangunan ibu kota negara.
“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap pemikiran, ide, dan gagasan yang menjadi inspirasi warisan keteladanan bagi generasi penerus. Pengabdian di bidang kebudayaan, bukan hanya tentang pencapaian personal, melainkan sumbangsih bagi kemajuan peradaban bangsa,” ucap Putu.
Selain penganugerahan penghargaan, perayaan tersebut menghadirkan pertunjukan “Huni-Jnana-Hana” oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Bali serta pameran tunggal perupa Wayan Kun Adnyana bertajuk “Guwung Suwung”.
Advertisement
Puncak Hari Museum Indonesia
Putu juga menyampaikan apresiasi kepada pendiri Museum Rudana, Nyoman Rudana dan Olastini Rudana, yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa dan keluarga besar ISI Bali untuk menampilkan pertunjukan seni dan budaya.
Mengusung tema “Museum Soko Guru Bangsa, Rumah Kebudayaan Kita”, puncak peringatan Hari Museum Indonesia ke-11 dipusatkan di Museum Rudana. Momentum ini menegaskan peran museum tidak hanya sebagai tempat menyimpan benda bersejarah dan karya seni, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat ingatan kolektif, mengembangkan pengetahuan, memperkuat jati diri, serta mewariskan nilai dan keteladanan kepada generasi mendatang.
Di Museum Rudana, Prasasti Mahottama Adibudaya Nusantara yang tercatat di halaman Lilaloka memuat empat nilai utama. Pertama, Karunia Dharma Semesta, yang memaknai daya cipta dan pengabdian sebagai amanah kehidupan. Kedua, Puja Cipta Mahakarya, yang menempatkan karya sebagai persembahan dari ketekunan dan kecintaan.
Ketiga, Lascarya Bersama Senantiasa, yang menegaskan pentingnya ketulusan, kebersamaan, dan kesinambungan antargenerasi. Keempat, Memulia Adibudaya Nusantara, yang mengajak masyarakat menjunjung tinggi nilai, pengetahuan, seni, tradisi, dan kebajikan luhur Nusantara agar terus hidup dan bermakna sepanjang zaman.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379572/original/020509900_1792639031-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_20.21.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379612/original/032823600_1792640618-IMG_5966.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379566/original/035803600_1792638191-Screenshot-2026-10-22-085223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364166/original/001813400_1759043139-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8139112/original/030104600_1780991318-1000025674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/725520/original/Penjagaan-Daerah-140821.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4765255/original/034797900_1709805415-kwon-junho-eAW4npa0uSk-unsplash.jpg)