BPN Sarankan Jokowi Bahas Visi Misi Daripada Baju Putih

Jumat, 29 Maret 2019 10:03 Reporter : Merdeka
BPN Sarankan Jokowi Bahas Visi Misi Daripada Baju Putih jokowi dan iriana kampanye di pontianak. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Polemik baju putih dan jas yang dinyatakan Capres petahana Joko Widodo bergulir panas. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso mengatakan, ajakan memilih Jokowi dirasa bak pola pikir kolonial.

"Jika itu dimaksudkan untuk kampanye jangan pilih Capres yang berjas, dalam praktiknya cara berpikir seperti ini jelas keliru. Itu cara berpikir kolonial," kritik Priyo lewat pesan tertulis diterima, Jumat (29/3).

Priyo lantas menyoal bagaimana foto resmi sang petahana saat menjadi presiden. Diketahui kepala negara dan wakilnya memakai jas resmi komplit berdasi sebagai setelan resmi kenegaraan.

Selain itu, acara kenegaraan lain pun demikian. Menurut Priyo, setelan jas dan dasi adalah padu padan resmi dan bukan soal urusan berbau asing atau merakyat.

"Jadi apakah dengan jas dan dasi tersebut kemudian bisa dengan seenaknya diartikan Presiden kita sedang gemar meniru cara berbusana model orang Eropa atau Amerika?" heran Priyo.

Karenanya, dia mendorong agar siapa pun kandidatnya tetap mendorong pakem suarakan visi misi. Tidak hanya berkutat dengan apa yang dipakai dan bagaimana mencitrakan diri.

"Saya menyerukan kepada semua pemimpin untuk mengedepankan visi besar dan beradu gagasan, bukan ribet mematut citra diri hanya agar dikatakan berpenampilan paling sederhana," tutup Priyo.

Sebelumnya, Capres petahanan Jokowi mengatakan bahwa baju atau kemeja warna putih adalah stelan sederhana, harga murah dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Lantas dia mengaitkan hal itu dengan sosok seorang berjas dan berdasi yang disebut ciri pakaian orang asing.

"Kalau pake jas mahal, dan jas itu pakaian orang Eropa, Amerika. Orang Indonesia cukup pakai yang murah, baju putih, seperti yang saya pakai," kata Jokowi saat kampanye terbuka di Lapangan Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, Selasa, 25 Maret 2019.

Reporter: M Radityo [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini