Kebakaran 15 Rumah di Kramat Sawah Jakpus: Kronologi dan Penanganan Damkar

Kebakaran melanda 15 rumah di Kramat Sawah, Jakarta Pusat. Damkar memaparkan kronologi, waktu penanganan, hingga dampaknya bagi warga.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kebakaran 15 Rumah di Kramat Sawah Jakpus: Kronologi dan Penanganan Damkar
Kebakaran di Kramat Sawah Kelurahan Paseban. (Istimewa)

Sebanyak 15 rumah warga di Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, terbakar pada Kamis (20/8/2026) malam. Api diduga bermula dari salah satu rumah dan kemudian merambat ke bangunan warga lainnya.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Triyanto mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara itu, api diketahui mulai terlihat sekitar pukul 19.50 WIB.

“Sekitar pukul 19.50 WIB ibu Hj. M dan keluarga sedang berada di dalam rumah, namun tiba-tiba melihat api menyala dari atas,” kata Triyanto dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Triyanto menjelaskan, api diduga berasal dari salah satu rumah warga sebelum merambat ke rumah Ibu Y. Kebakaran kemudian meluas hingga menghanguskan sejumlah rumah di dua RT.

“Perkiraan rumah terbakar di RT 008 sebanyak 8 rumah, 13 KK atau 52 jiwa dan di RT 009 sebanyak 7 rumah, 19 KK atau 68 jiwa,” ujarnya.

Informasi kebakaran disampaikan langsung oleh masyarakat kepada petugas pada pukul 20.00 WIB. Untuk menangani kebakaran, petugas awalnya mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan 35 personel.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 20.05 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman satu menit kemudian. Penanganan selanjutnya diperkuat hingga total 32 unit mobil pemadam dan 160 personel dikerahkan.

“Objek terbakar rumah penduduk,” terang Triyanto.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 21.09 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 21.20 WIB hingga penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 22.49 WIB.

“Situasi pemadaman selesai, hijau,” kata Triyanto.

Kebakaran tersebut menghanguskan area seluas sekitar 600 meter persegi. Sebanyak 32 kepala keluarga atau sekitar 120 jiwa terdampak, terdiri atas 13 KK atau 52 jiwa di RT 008 dan 19 KK atau 68 jiwa di RT 009.

“Korban nihil. Terdampak kurang lebih 32 KK atau 120 jiwa,” ujarnya.

Rekomendasi