Wow, 9.377 Peserta! Pawai Budaya Tarakan 2025 Sukses Pukau Ribuan Warga
Pawai Budaya Tarakan 2025 berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat dengan 9.377 peserta, menampilkan keanekaragaman budaya dan semangat kebersamaan di Kota Tarakan.
Kota Tarakan kembali bergelora dengan semaraknya Pawai Budaya 2025 dan arak-arakan Padaw Tuju Dulung yang memukau ribuan mata. Acara akbar ini sukses menarik perhatian masyarakat luas pada Sabtu lalu.
Sebanyak 9.377 peserta dari berbagai kalangan dan etnis tumpah ruah di jalanan, menampilkan kekayaan seni dan tradisi. Mereka diiringi 147 kendaraan hias serta 189 sepeda hias yang penuh kreativitas.
Pawai ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Festival Iraw Tengkayu XVI, sebuah agenda tahunan Pemkot Tarakan. Festival ini bahkan telah diakui sebagai salah satu dari 100 Top Event Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kemeriahan Pawai Budaya Tarakan 2025 Pukau Ribuan Warga
Antusiasme masyarakat Tarakan memuncak saat Pawai Budaya Tarakan 2025 digelar, menghadirkan ribuan peserta yang memadati ruas jalan utama. Dari Stasiun Datu Adil hingga Jalan Yos Sudarso, lautan manusia menyaksikan parade budaya ini.
Wali Kota Tarakan, Khairul, secara resmi melepas pawai tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi. Beliau menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan ketertiban selama acara berlangsung.
“Kepada seluruh peserta agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama berada di rute pawai,” kata Khairul. Peserta juga diimbau untuk berhati-hati, menjaga kebersihan, dan tidak merusak fasilitas umum yang dilewati.
Pawai Budaya Tarakan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana penting untuk memperkuat identitas budaya. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural Tarakan.
Festival Iraw Tengkayu XVI: Persembahan Budaya Multikultural
Pawai Budaya Tarakan 2025 adalah salah satu rangkaian utama dari Festival Iraw Tengkayu XVI, sebuah perhelatan budaya tahunan yang sangat dinantikan. Festival ini mengusung tema “Ruang Bersama, Tarakan Hibot, Bahagia, Merdeka dan Berbudaya.”
Sebagai acara yang masuk dalam 100 Top Event Kalender Nasional Kemenparekraf, Festival Iraw Tengkayu XVI menunjukkan komitmen Tarakan dalam melestarikan budaya. Festival ini menampilkan keindahan ragam seni dan tradisi dari berbagai etnis.
Kehadiran berbagai kelompok masyarakat dari beragam latar belakang etnis dalam Pawai Budaya Tarakan mencerminkan harmoni. Ini juga menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama Kota Tarakan sebagai kota multikultural.
Melalui momen ini, pemerintah kota berharap masyarakat dapat merasakan kebanggaan akan warisan budaya mereka. Festival ini juga menjadi platform untuk meneguhkan semangat kebersamaan yang selalu hidup dalam keseharian warga Tarakan.
Prosesi Sakral Padaw Tuju Dulung: Warisan Suku Tidung Pesisir
Salah satu daya tarik utama dalam Pawai Budaya Tarakan 2025 adalah arak-arakan Padaw Tuju Dulung. Ini merupakan perahu khas Suku Tidung Pesisir yang memiliki makna sakral dan historis bagi masyarakat lokal.
Perahu Padaw Tuju Dulung dihantarkan menuju Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai. Di sana, akan dilakukan prosesi penurunan yang menjadi puncak kegiatan Festival Iraw Tengkayu XVI pada Minggu (12/10).
Di dalam perahu khas tersebut, terdapat tempat menyerupai rumah yang diisi sesaji. Sesaji ini kemudian akan diarung ke laut sebagai bagian dari ritual adat yang telah turun-temurun.
Wali Kota Tarakan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyaksikan dan meramaikan prosesi sakral ini. Hal ini sebagai wujud kecintaan dan komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya Tarakan.
Sumber: AntaraNews