Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung prihatin terhadap kejadian pembegalan yang dialami oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) di sekitar kawasan Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus). Dia meminta Satpol PP DKI segera mengambil langkah koordinasi dan melaporkan kejadian itu kepada aparat penegak hukum.
"Saya baru mendengar ini, tetapi kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman ya, yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum,” kata Pramono di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/4/).
Pramono juga mengecam tindakan kekerasan yang semena-mena tersebut. Ia menekankan agar kejadian seperti itu tidak boleh terjadi kembali, terlebih terhadap petugas yang tengah menjalankan tugas pelayanan publik.
"Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum," ujarnya.
Advertisement
Diketahui, sebuah video viral menunjukkan gerombolan begal beraksi di Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Korban, pegawai Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dihajar batu hingga alami luka parah.
Akibat insiden ini, sepeda motor dan ponsel korban juga raib dibawa kabur oleh pelaku. Aksi pembegalan sempat terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, korban berkemeja lengan panjang sempat melawan pelaku hingga terjatuh.
Advertisement
Korban terlihat berlari menghindari pelaku lain yang mengejar dengan sepeda motor. Salah satu pelaku bahkan mengarahkan motor ke arah korban. Tak lama terjadi perkelahian, hingga akhirnya sepeda motor korban dibawa kabur.
Korban diketahui atas nama Bimo Margo Hutomo (29). Korban diserang begal saat pulang dari rumah temannya pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.