Tahukah Anda? Pemprov Sulut Genjot Peningkatan SDM untuk Hadapi Persaingan Global 2025-2029
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara aktif memacu Peningkatan SDM guna menghadapi tantangan persaingan global, dengan fokus pada pendidikan, teknologi, dan pariwisata cerdas.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menunjukkan komitmen kuat dalam memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan masyarakat Sulut memiliki kompetensi yang relevan dan daya saing tinggi di tengah era globalisasi yang semakin kompetitif.
Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, di Manado pada Selasa (07/10), menegaskan bahwa Pemprov Sulut sedang mengoptimalkan pencapaian misi kedua pembangunan daerah untuk periode 2025-2029. Misi ini secara spesifik berfokus pada peningkatan kualitas SDM, mencakup berbagai aspek mulai dari pendidikan hingga pengembangan potensi lokal.
Langkah strategis ini mencerminkan visi pemerintah daerah untuk mempersiapkan generasi muda dan angkatan kerja Sulut agar mampu beradaptasi serta berkontribusi secara maksimal dalam berbagai sektor. Dengan demikian, diharapkan Sulut dapat menjadi provinsi yang maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun internasional.
Strategi Peningkatan Kualitas SDM
Dalam periode pembangunan 2025-2029, Pemprov Sulut akan menyentuh beberapa aspek krusial untuk meningkatkan kualitas SDM. Salah satu fokus utama adalah penuntasan wajib belajar pendidikan dasar selama 13 tahun, yang bertujuan memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang memadai. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan diperkenalkan untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik.
Pengembangan ekosistem pendidikan menjadi prioritas lain yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ekosistem ini mencakup peserta didik, guru dan tenaga pengajar, kurikulum yang relevan, institusi pendidikan, orang tua dan keluarga, serta dukungan dari pemerintah. Teknologi dan komunitas lingkungan juga akan diintegrasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan adaptif.
Wakil Gubernur Victor Mailangkay menyatakan, "Berkaitan dengan pembangunan di sektor pendidikan, olahraga, sains dan teknologi, dapat disampaikan bahwa Pemprov Sulut kini sedang mengoptimalkan pencapaian misi kedua pembangunan daerah 2025-2029, yakni meningkatkan kualitas SDM." Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan SDM tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup pengembangan keterampilan vokasi, sains, teknologi, dan digitalisasi.
Penguatan pendidikan vokasi, sains, teknologi, dan digitalisasi menjadi pilar penting dalam mencetak SDM yang siap kerja dan inovatif. "Kami terus melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan vokasi, sains, teknologi, dan digitalisasi," tambah Wagub Victor, menekankan pentingnya adaptasi terhadap kemajuan teknologi.
Fokus pada Pariwisata dan Teknologi Informasi
Selain pendidikan, pemerintah daerah juga mengarahkan perhatian pada pengembangan pariwisata cerdas berbasis pesona alam, aset budaya, dan kearifan lokal. Sektor pariwisata di Sulut memiliki potensi besar yang dapat digali melalui SDM yang kompeten dan memahami nilai-nilai lokal.
Peningkatan kapasitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga menjadi agenda penting untuk mendukung berbagai sektor pembangunan. Dengan infrastruktur TIK yang kuat, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, mengembangkan usaha, dan berinteraksi dalam skala global.
Tidak kalah pentingnya adalah pembinaan olahraga, pemuda, dan generasi milenial. Pemprov Sulut berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana olahraga serta membina profesionalisme atlet. Ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki semangat kompetisi yang tinggi, sejalan dengan upaya peningkatan SDM secara menyeluruh.
Sumber: AntaraNews