BPJS Kesehatan Cabang Jayapura secara konsisten memperkuat komitmennya untuk menjaga integritas dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mewujudkan layanan publik yang adil, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Papua. Integritas ini dianggap krusial untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan kesehatan yang telah berjalan lebih dari satu dekade.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Hernawan Priyastomo, menjelaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Program JKN. Tanpa integritas yang kuat, keberlanjutan program ini akan sulit terwujud, meskipun ketersediaan anggaran memadai. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya memastikan seluruh aspek pelaksanaan JKN berjalan sesuai koridor yang benar.
Penguatan integritas ini diwujudkan melalui kegiatan pencegahan kecurangan program JKN yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Papua. Kegiatan tersebut, yang berlangsung pada Kamis (23/10) pekan lalu, menekankan pentingnya perilaku jujur dan profesional dari semua pihak. Hal ini penting agar Program JKN tidak hanya didukung oleh anggaran, tetapi juga oleh praktik yang bersih dan bertanggung jawab.
Advertisement
Advertisement
Hernawan Priyastomo menegaskan bahwa integritas adalah elemen kunci yang tidak dapat ditawar dalam pengelolaan Program JKN. Ia menyatakan bahwa integritas menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program yang telah melayani jutaan masyarakat Indonesia.
Menurut Hernawan, Program JKN merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menyediakan jaminan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dipastikan terbebas dari segala bentuk praktik kecurangan dan penyimpangan. Ini adalah prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh semua pihak terlibat.
“Kami harus memastikan pelaksanaannya terbebas dari praktik kecurangan dan penyimpangan,” ujar Hernawan, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Komitmen ini bertujuan agar masyarakat dapat merasakan manfaat JKN secara optimal tanpa hambatan.
Advertisement
Advertisement
BPJS Kesehatan secara berkelanjutan melaksanakan penguatan pengawasan dan pencegahan kecurangan atau fraud prevention di wilayah Papua. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan efektivitas program. Pencegahan kecurangan menjadi prioritas utama demi keberlanjutan JKN.
Kolaborasi strategis ini melibatkan Dinas Kesehatan, Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB), serta seluruh fasilitas kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan di Papua. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan yang komprehensif. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dan mencegah potensi kecurangan sejak dini.
Tidak hanya itu, BPJS Kesehatan juga melibatkan aparat penegak hukum dalam upaya menegakkan akuntabilitas pengelolaan dana JKN. Keterlibatan ini menunjukkan keseriusan BPJS Kesehatan dalam memastikan setiap rupiah dana JKN digunakan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab. Ini adalah langkah krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Advertisement
Advertisement
Capaian kepesertaan JKN di Provinsi Papua menunjukkan tren positif yang signifikan. Hingga Oktober 2025, tercatat sekitar 90,9 persen penduduk di Provinsi Papua telah terdaftar aktif sebagai peserta JKN. Angka ini mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki jaminan kesehatan.
Peningkatan jumlah peserta aktif ini merupakan indikator keberhasilan sosialisasi dan pelayanan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Jayapura. Hal ini juga menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami manfaat dan pentingnya menjadi bagian dari Program JKN. Kesadaran kolektif ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan program.
Hernawan Priyastomo berharap kolaborasi dan integritas dari semua pihak dapat terus terjaga. “Kami berharap kolaborasi dan integritas semua pihak dapat menjaga keberlanjutan JKN sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan,” pungkasnya. Harapan ini mencerminkan visi untuk JKN yang lebih baik di masa depan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews