Sorot
{{caption}}
Indonesia-India Siap Tandatangani Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan Modi

{{caption}}
Agenda Prabowo dan PM India: Pertemuan 4 Mata, Kunjungi Candi Prambanan

{{caption}}
4 Bulan Jalan Amblas di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki

{{caption}}
Pemakaman Ali Khamenei, RI Kirim Menlu dan Ketua MPR

{{caption}}
Prabowo Bertemu PM Singapura: Sengketa Harus Diselesaikan Lewat Diplomasi

{{caption}}
Rentetan Sanksi Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa

Topik Terkait
{{caption}}
Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Tetap Kuat di Desember 2025, BI Catat Optimisme

Bank Indonesia (BI) melaporkan Keyakinan Konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat pada Desember 2025, menunjukkan optimisme masyarakat di tengah berbagai tantangan.

{{caption}}
Survei BI: Keyakinan Konsumen soal Kondisi Ekonomi Naik Pada November 2025

IKK periode tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 121,2.

{{caption}}
Fakta Menarik: Angka IKK di Atas 100 Tanda Optimisme, Kepercayaan Konsumen Indonesia Stabil di Agustus 2025

Meskipun sedikit menurun, Kepercayaan Konsumen Indonesia tetap stabil di level optimistis pada Agustus 2025. Apa saja faktor pendorongnya dan bagaimana proyeksi ke depan?

{{caption}}
Rupiah Melemah di Penutupan Perdagangan, Dipicu Data Pekerjaan AS yang Lebih Baik

Nilai tukar Rupiah melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Pelemahan Rupiah ini dipicu data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan, menarik perhatian pasar.

{{caption}}
Ekonom Soroti Biaya Peluang Ekspor CPO dalam Implementasi B50: Evaluasi Komprehensif Mendesak

Ekonom CORE, Yusuf Rendy Manilet, mendesak evaluasi komprehensif Implementasi B50. Ia menyoroti pentingnya mempertimbangkan biaya peluang ekspor CPO agar manfaat ekonomi program terukur akurat.

{{caption}}
Ekonom: Kepastian Hukum Kunci Utama Keberhasilan PFII, Bukan Hanya Insentif Pajak

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai keberhasilan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sangat bergantung pada kepastian hukum dan perlindungan investor, bukan hanya insentif pajak.

{{caption}}
Mandatori B50 Berpotensi Bantu Rupiah dan Neraca Dagang Tanpa Bebani APBN

Penerapan mandatori B50 dinilai ekonom dapat menopang nilai tukar rupiah dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia, namun keberhasilannya sangat bergantung pada tata kelola yang baik.

{{caption}}
Nikel dan Perikanan: Alternatif Ekspor Strategis Perbaiki Neraca Perdagangan Indonesia

Ekonom CELIOS Bhima Yudhistira menyoroti potensi besar sektor nikel dan perikanan sebagai alternatif ekspor strategis untuk memulihkan neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit.

{{caption}}
KRI Beladau-643 Sukses Laksanakan Distribusi Rupiah Natuna di Wilayah Perbatasan

KRI Beladau-643 sukses menjalankan misi penting Distribusi Rupiah Natuna dan wilayah terluar Kepri, memastikan ketersediaan uang layak edar serta mengedukasi masyarakat di perbatasan Indonesia.

{{caption}}
Penurunan PMI Manufaktur Indonesia: Momentum Perkuat Industri Nasional Lewat Investasi Berkualitas

Penurunan PMI Manufaktur Indonesia pada Juni 2026 adalah momentum penting untuk memperkuat industri nasional melalui investasi berkualitas dan perbaikan iklim usaha.