Sempat Minta Tolong, Pria Penuh Tato di Rengasdengklok Tewas Mengambang

Rabu, 5 Desember 2018 00:01 Reporter : Bram Salam
Sempat Minta Tolong, Pria Penuh Tato di Rengasdengklok Tewas Mengambang pria penuh tato tenggelam di rengasdengklok. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Mayat pria tanpa identitas ditemukan tewas dalam posisi mengambang di sungai Citarum tepatnya, di Dusun Bojong Karya Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (4/12) sekira pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang setelah mendapatkan laporan tersebut langsung menerjunkan satu tim rescue dengan dibantu relawan SAR Tagana dan tim PMI untuk mencari korban. Tim menuju lokasi tenggelamnya korban.

Menurut petugas SAR Karawang, Kaming menerangkan, setelah mendapatkan laporan tersebut ia langsung terjun ke lokasi dan mencari tahu terlebih dahulu apakah benar ada korban tenggelam di sungai tersebut.

"Setelah mendapat laporan warga, tim langsung melakukan pencarian di mana pertama kali korban minta tolong dan tenggelam," kata Kaming,

Dia menjelaskan, dari keterangan salah seorang saksi mata yaitu pengembala Domba, Enteng ini sempat melihat seorang pria berteriak meminta tolong dengan tangan terjulur ke atas.

Namun hanya dalam hitungan detik suara teriakan tersebut menghilang dan tenggelam, lantaran kondisi aliran sungai saat itu sedang deras.

"Ada saksi mata yaitu seorang pengangon domba yang melihat seorang lelaki meminta tolong di tengah sungai posisinya, karena kondisi air sungai yang deras ia tidak berani turun untuk menolong," ungkapnya menjelaskan.

Kemudian, lanjut Kaming, setelah tim melakukan penyisiran sejauh 10 kilometer dimana pertama kali korban tenggelam, akhirnya korban tenggelam tanpa identitas ditemukan sudah tak bernyawa.

"Penyisiran akhirnya membuahkan hasil, mayat korban pun ditemukan, sekitar 10 KM dari tempat kejadian dan langsung kami evakuasi ke RSUD Karawang," tandasnya.

Kaming juga menggambarkan, kondisi mayat tersebut saat ditemukan masih bisa dikenali dan berpakaian lengkap, meski tidak ditemukan satupun tanda indentitas korban. Hanya satu handphone yang sudah dalam kondisi mati karena terendam air. Diduga korban merupakan pelaku pencurian yang melarikan diri ke sungai.

"Korban adalah seorang pria dengan perkiraan usia sekitar 40 tahunan. Dengan banyak tato di lengan dan bahunya, saat ini sudah di RSUD untuk kemudian di intentifikasi oleh pihak kepolisian," terangnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Tewas Tenggelam
  2. Karawang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini