Puting Beliung Hantam Jember, Ratusan Rumah Rusak

Puting Beliung landa Sumbersalak, Jember. Enam warga luka, ratusan rumah rusak, fasilitas umum terdampak. BPBD memulai pemulihan.

Hermawan Arifianto
Oleh Hermawan Arifianto- Reporter
Puting Beliung Hantam Jember, Ratusan Rumah Rusak
Ratusan rumah warga di Jember rusak akibat dihantam angin puting beliung. (Liputan6.com/ Hermawan Arifianto)

Angin puting beliung menerjang Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Peristiwa ini menyebabkan enam warga mengalami luka ringan, ratusan rumah terdampak, serta sejumlah fasilitas umum rusak.

Adi, warga setempat, menceritakan suasana mencekam ketika angin kencang datang tiba-tiba.

"Angin puting beliung begitu cepat menerjang. Warga sempat panik, ada yang lari keluar rumah dan ada pula yang bertahan di dalam," ujar Adi, Senin (9/11/2026).

Ia mengaku hanya bisa menyaksikan atap dan genteng rumah beterbangan saat kejadian.

"Yang penting keluarga saya dan warga lainnya selamat dan tidak ada korban jiwa," tambahnya.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan enam warga mengalami luka ringan tertimpa material bangunan. Mereka adalah Siti Khadijah, Alimin, Maysaroh, Pak Mili, dan Ibu Tin, dengan luka lecet pada kepala dan kaki.

"Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat dan saat ini sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan," kata Edy Budi Susilo.

Dari pendataan sementara, BPBD mencatat 6 kepala keluarga (KK) mengalami kerusakan sedang dan 178 KK mengalami kerusakan ringan. Kerusakan juga menimpa empat musala, Masjid Nurul Amin, serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nuruzzaman pada bagian atap.

Edy menambahkan dampak angin kencang turut meluas ke ruang terbuka.

"Selain merusak bangunan, terjangan angin kencang juga memicu puluhan pohon tumbang, rumpun bambu roboh, serta merobohkan satu tiang listrik PLN yang tertimpa pohon hingga memutus jaringan kabel," papar Edy Budi Susilo.

Pemulihan Akses Usai Puting Beliung

Edy memastikan upaya pemulihan langsung dilakukan. Akses jalan yang sebelumnya tertutup pohon tumbang telah dibersihkan sehingga kembali dapat dilalui.

Evakuasi pohon yang menimpa rumah warga dikerjakan secara gotong royong bersama petugas gabungan, sementara pihak PLN fokus memperbaiki jaringan listrik yang terganggu.

BPBD Jember juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama masa pancaroba atau peralihan dari kemarau ke penghujan.

"Fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan puting beliung sangat rentan terjadi pada periode perubahan musim ini," pungkasnya.

Rekomendasi