Pelaku Ditangkap, Terungkap Motif Penusukan di Jalan Soka Denpasar

Korban mengalami luka di wajah sebelah kiri, di dada, di pinggang sebelah kiri serta di tangan kiri dan kanan.

Moh Kadafi
Oleh Moh Kadafi- Reporter
Pelaku Ditangkap, Terungkap Motif Penusukan di Jalan Soka Denpasar
Pihak kepolisian saat mendatangi TKP, Kamis (29/10). (Humas Polresta Denpasar).

Polsek Denpasar Timur akhirnya menangkap pelaku berinisal AP (34) yang diduga melakukan penusukan kepada korban berinisial Kadek OPS (31) di Jalan Soka, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

Kapolresta Denpasar, Kombes I Wayan Winaya mengatakan, pelaku ditangkap di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Selasa (3/11) sekitar pukul 08.00 WITA.

"Kemarin kami amankan di Pelabuhan Padangbai," kata Kombes Winaya, saat konferensi pers di Mapolsek Denpasar Timur, Rabu (4/11).

Pelaku AP diketahui berasal dari Kabupaten Tabanan, Bali. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah sebelumnya pada Rabu (28/10) pukul 19.30 WITA sempat cekcok dengan istrinya di rumahnya di Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Pelaku keluar rumah dan menuju ke rumah kontrakan yang bersebelahan dengan rumah korban. Sebelumnya pelaku bersama keluarga pernah mengontrak rumah di dekat milik korban. Rumah tersebut berada di sebelah rumah korban.

"(Korban) merupakan tetangga daripada pelaku. Tiga tahun yang lalu pelaku dengan sempat ngontrak di sebelah selatan daripada TKP. Kemudian sampai saat ini, mertua pelaku pun masih ngontrak terhadap warung yang ada di depan rumah TKP," imbuhnya.

Polisi menyebutkan, tujuan pelaku ke TKP untuk mengecek sumur. Pelaku ke rumah tersebut seorang diri.

Pada Kamis (29/10) sekitar pukul 00.30 WITA, pelaku melihat sumur telah tertutup sehingga kebingungan dengan mondar-mandir di halaman rumah korban.

 

 

 

Pelaku melihat pintu rumah dan kamar korban terbuka. Dia mondar-mandir di sekitar rumah, lalu melihat sebuah pisau dan membawanya masuk. Saat berada di ruang tamu, pelaku menerima telepon dari istrinya.

Sekitar pukul 01.30 WITA, pelaku masuk ke kamar korban hingga korban terbangun dan berteriak. Menurut pengakuannya, teriakan itu membuatnya panik dan menganiaya korban dengan pisau sebanyak empat kali. Korban mengalami luka tusuk di dada, pinggang kiri, dan kedua tangan.

Korban kemudian keluar kamar. Ibu korban sempat berusaha melerai, sementara korban melawan dengan mencakar dahi dan menendang rusuk kiri pelaku. Pelaku terjatuh dan pisaunya terlepas. Ibu korban lalu keluar rumah untuk meminta pertolongan.

Pelaku melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya di tepi jalan, dekat tanah kosong di sekitar rumah korban.

Winaya mengatakan, pelaku tidak mengambil barang dari rumah korban. Sejumlah barang milik pelaku justru tertinggal di lokasi kejadian. Pisau yang digunakan untuk menyerang korban juga ditemukan di rak peralatan di rumah tersebut.

"Untuk pisau didapatkan di TKP. Ketika terkejut melihat pintu terbuka di atas rak-rak peralatan, bukan dibawa sendiri pisau itu. Untuk dia melihat sumur itu kita akan dalami lagi kebenaran daripada hasil pemeriksaan," katanya.

 

Pelaku dan Korban Tak Ada Masalah

Pelaku dan korban tidak memiliki masalah sebelumnya. Pelaku hanya memiliki masalah keluarga yaitu cekcok dengan istrinya. Pelaku melakukan penusukan karena panik setelah kepergok masuk ke kamar korban.

"Kalau masalah dengan korban sampai saat ini hasil pemeriksaan belum ada. Tapi masalah keluarga dengan istrinya," katanya.

Untuk kondisi korban saat ini telah membaik setelah dilakukan tindakan medis dan belum bisa dimintai keterangan.

"Saat ini kondisi korban sudah membaik dan belum bisa dimintai keterangan karena masih dilakukan perawatan," ujarnya.

 

Sebelumnya, seorang pria berinisial Kadek OPS (31) menjadi korban penusukan yang dilakukan oleh orang tak dikenal atau OTK. Saat ini, pihak kepolisian Polsek Denpasar Timur maupun Polresta Denpasar, masih menelusuri terduga pelaku penusukan.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya belum bisa memastikan terkait ada berapa terduga pelaku penusukan.

"Untuk terduga pelaku masih lidik," kata Iptu Adi Saputra, Kamis (29/10).

Berdasarkan keterangan ibu korban, peristiwa itu terjadi pada Kamis (29/10) sekitar pukul 01.30 WITA. Korban berinisial NKS (67) saat itu sedang tidur dan mendengar keributan.

Kemudian, saksi melihat anaknya ribut dengan orang tidak dikenal dengan membawa pisau warna putih. Pelaku menusuk anaknya. Saksi sempat melawan terduga pelaku namun didorong.

"Kemudian saksi (ibu korban) keluar rumah minta tolong kepada tetangga," imbuhnya.

Korban mengalami luka di wajah sebelah kiri, di dada, di pinggang sebelah kiri serta di tangan kiri dan kanan.

Rekomendasi