Sidang Kabinet di Istana, Prabowo Ibaratkan Pemerintahan Seperti Klub Bola: Pemain Cadangan Jangan Frustasi

Dalam sidang kabinet di Istana, Prabowo menyamakan kabinet dengan tim sepak bola dan meminta pemain cadangan tidak frustasi karena babak pertama belum selesai.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham- Reporter
Sidang Kabinet di Istana, Prabowo Ibaratkan Pemerintahan Seperti Klub Bola: Pemain Cadangan Jangan Frustasi
Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Presiden Prabowo Subianto mengibaratkan kabinet Merah Putih sebagai tim sepak bola dengan pemain utama dan cadangan. Pernyataan Prabowo pemain cadangan disampaikan saat ia memimpin sidang kabinet paripurna dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Prabowo menekankan bahwa tidak semua anggota kabinet akan langsung “diturunkan” sejak awal masa pemerintahan. Ia menggambarkan ada peran berbeda yang saling melengkapi dalam tim.

"Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, masa jabatan lima tahun diibaratkan dua babak pertandingan. Saat ini baru memasuki tahun kedua, sehingga belum sampai jeda paruh waktu.

"Yang cadangan jangan frustasi, pada saatnya saudara akan kita mainkan. Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half time. Apa itu half time? Kita belum selesai satu babak kan, kita ini lima tahun, jadi dua setengah tahun baru yang babak pertama, habis itu kita akan ke babak kedua," tuturnya.

Ia juga mengakui melihat sebagian “pemain cadangan” dalam kabinet mulai gelisah menunggu kesempatan tampil. Prabowo meminta agar tetap tenang hingga waktunya tiba.

"Jadi, ini masih babak pertama. Jadi, tenang-tenang aja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan?" ucap Prabowo.

Di bagian lain, Prabowo mengungkap keprihatinan karena sudah ada anggota kabinet yang dirawat di rumah sakit pada periode awal pemerintahan. Ia meminta Kementerian Kesehatan menyiapkan dukungan kesehatan, termasuk vitamin, bagi para pejabat kabinet.

"Tapi, Saudara-saudara, saya sudah prihatin, di babak pertama sudah ada yang masuk rumah sakit. Nah, ini yang kita waspadai, saya minta Menteri Kesehatan, coba Menteri-Menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan mungkin diundang chk yang bagus, kalau Menteri Kesehatan tidak tahu, nanti dari saya daftar vitaminnya," pungkas Prabowo.
Rekomendasi