Polda Metro Jaya mencatat ada 20 kegiatan aksi demo di Jakarta pada Selasa (29/9/2026). Untuk pelayanan dan pengamanan, ribuan personel gabungan disiagakan di berbagai titik.
Secara rinci, 17.628 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal total 37 agenda pada hari yang sama. Dari jumlah tersebut, 4.998 personel ditempatkan di kawasan DPR/MPR RI.
Agenda yang dimaksud mencakup 20 aksi demonstrasi dan 17 kegiatan masyarakat lain, antara lain wisuda, pameran, dan dies natalis. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyebut kegiatan penyampaian pendapat tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI–Dukuh Atas, serta Silang Selatan Monas.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengingatkan jajaran untuk mengedepankan kesabaran dan pendekatan humanis selama bertugas. “Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,” kata Dekananto, Selasa (29/9/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Budi menegaskan pola pengamanan tetap persuasif. “Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” ujar Budi.
Advertisement
Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo
Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan serta menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, ibadah, dan kepentingan publik lainnya.
Budi juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, mengikuti arahan petugas, menghormati warga yang memiliki aktivitas lain, serta bersama-sama menjaga fasilitas umum.
“Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” tuturnya.