Update Banjir Bandang Solok: 4 Luka, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir bandang juga menerjang sejumlah kantor pemerintah.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Update Banjir Bandang Solok: 4 Luka, Puluhan Warga Mengungsi
Material banjir bandang berupa lumpur yang menutupi halaman masjid di sekitar kompleks perkantoran bupati Solok (Dok: Antara)

Empat orang mengalami luka-luka akibat banjir bandang di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Sembilan kepala keluarga dengan total 32 jiwa terpaksa mengungsi ke dua lokasi yang disiapkan pemerintah daerah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul menyampaikan data awal korban luka dan perawatan yang dilakukan.

"Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang," kata Khairul dikutip dari Antara, Selasa (22/9/2026).

BPBD mencatat 11 kantor pemerintah ikut terdampak. Selain itu, 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang.

Wilayah terdampak meliputi kawasan Kompleks Kantor Bupati Solok di Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, serta Nagari Koto Gaek Guguk di Kecamatan Gunung Talang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan bersama unsur terkait melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak sekaligus mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan. "Penanganan dilakukan bersama unsur terkait di bawah koordinasi pemerintah daerah," ujar Khairul.

Hujan Lebat Picu Banjir Bandang Solok

Khairul menjelaskan banjir bandang dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9).

Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat dan memicu banjir bandang di sejumlah kawasan.

Hingga Selasa pagi, petugas gabungan masih melakukan penanganan darurat, evakuasi, dan pendataan terhadap warga serta fasilitas yang terdampak bencana.

BPBD Kabupaten Solok mengimbau masyarakat di kawasan terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Rekomendasi