Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, ditutup sementara pada Selasa (18/8/2026). Penutupan dilakukan menyusul aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Massa demonstran mulai berdatangan sekitar pukul 13.50 WIB. Kepadatan lalu lintas sempat terjadi sebelum petugas menutup akses menuju Bundaran HI dan mengalihkan kendaraan ke arah belakang Wisma 46 BNI.
Kendaraan yang sudah terlanjur bergerak menuju Jalan MH Thamrin kemudian dialihkan melalui Jalan Bumi ke arah Tanah Abang. Sementara itu, lalu lintas dari arah berlawanan masih terpantau ramai lancar.
Penutupan juga berdampak pada layanan Transjakarta. Jalur menuju Halte Tosari ditutup sehingga delapan bus Transjakarta bersama sejumlah bus antarkota sempat tertahan di lokasi akibat keberadaan massa aksi dan petugas yang menempati jalur tersebut.
Advertisement
Hindari 7 Titik Ini
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aksi demonstrasi. Imbauan disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat pergerakan massa.
Dishub DKI mencatat sedikitnya tujuh titik yang berpotensi terdampak dan menjadi lokasi berkumpulnya massa.
“Tujuh titik yang diimbau untuk diantisipasi masyarakat antara lain Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Kawasan Monas, Tugu Proklamasi, LBH Jakarta di Jalan Diponegoro, dan Depan SMPN 8 di Jalan Pegangsaan Barat,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi perjalanan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aksi. Budi berujar bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Budi.
Menurutnya, petugas Dishub DKI juga disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat. Total, ada 60 petugas yang dikerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi berlangsung.
“Petugas kami siagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat,” ungkapnya.
Advertisement
BEM UI Bawa 8 Tuntutan
Dalam aksi hari ini, BEM UI membawa delapan poin tuntutan, antara lain:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
3. Wujudkan reforma agraria sejati.
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.