Korban Gempa NTT Dievakuasi Pakai Helikopter

Tiga korban gempa NTT di Manggarai Timur dievakuasi helikopter Basarnas ke Labuan Bajo. Kepala Basarnas menjelaskan kondisinya. Ini kronologinya.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Korban Gempa NTT Dievakuasi Pakai Helikopter
Petugas evakuasi korban gempa

Tiga korban gempa NTT di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, dievakuasi lewat udara menggunakan helikopter Basarnas ke Labuan Bajo karena membutuhkan penanganan medis darurat, menurut Antara.

Setibanya di Bandara Komodo, ketiganya—warga Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara—langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis intensif dari tim dokter.

"Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi tiga korban, salah satunya seorang anak perempuan berusia lima tahun. Ketiganya mengalami fraktur atau patah tulang dan dislokasi tulang akibat guncangan gempa," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Selasa (18/8/2026).

Rute Udara Satar Kampas–Labuan Bajo

Helikopter Basarnas mendarat di Posko Utama Satar Kampas pukul 10.28 WITA untuk menjemput para korban sebelum diterbangkan menuju fasilitas kesehatan rujukan.

Dari lokasi itu, helikopter membawa korban ke Labuan Bajo dan mendarat di Bandara Komodo pukul 11.00 WITA.

Operasi evakuasi udara ini menggunakan Dauphin AS 365 N3+ bernomor registrasi HR-3604 yang disiagakan di Bandara Komodo, Labuan Bajo.

SAR Diminta Siaga Penuh di Wilayah Terdampak Gempa NTT

Seluruh personel SAR gabungan dan potensi SAR diperintahkan tetap siaga penuh untuk merespons laporan warga, terutama yang membutuhkan evakuasi medis darurat.

Penguatan kesiapsiagaan difokuskan pada percepatan penanganan permintaan evakuasi dari lokasi-lokasi terdampak.

Wilayah terdampak yang menjadi atensi tim SAR meliputi Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo.

Rekomendasi