Menara Masjid di Manggarai Ambruk Usai Gempa NTT

Gempa NTT M7,7 terjadi pukul 04.58 WIB. Warga melaporkan menara masjid di Reo, Manggarai, ambruk. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Menara Masjid di Manggarai Ambruk Usai Gempa NTT
Menara masjid ambruk akibat gempa

Sebuah menara masjid di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk setelah gempa NTT berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Warga setempat menyebut menara itu roboh tak lama setelah guncangan utama.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB.

Laporan Warga Reo Soal Ambruknya Menara Masjid

Kesaksian datang dari Jufri Husen, warga Reo, yang melihat langsung ambruknya menara masjid di wilayah itu.

"Menara masjid ambruk tidak lama setelah gempa besar," kata warga bernama Jufri Husen kepada Liputan6.com, Sabtu (15/8/2026).

Ia menggambarkan suasana panik serta adanya kerusakan di beberapa titik lain, termasuk laporan korban yang tertimbun dan belum dapat dievakuasi.

"Kami panik lihat saat ambruk. Ada juga bangunan di tempat lain ambruk, ada korban tertimbun. Belum bisa dievakuasi," terangnya.

Parameter BMKG dan Peringatan Tsunami Gempa NTT

BMKG menyebut episenter gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

Peringatan dini tsunami dikeluarkan untuk wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Dalam pembaruan di situs resminya, BMKG menyatakan gempa tersebut masuk kategori berpotensi tsunami.

Rekomendasi