BNPB Tegaskan Helikopter Pengebom Air Efektif Cegah Karhutla Meluas

BNPB tegaskan helikopter pengebom air sangat efektif untuk penanganan karhutla di tahap awal, mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BNPB Tegaskan Helikopter Pengebom Air Efektif Cegah Karhutla Meluas
BNPB tegaskan helikopter pengebom air sangat efektif untuk penanganan karhutla di tahap awal, mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas. (AntaraNews)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa penggunaan helikopter pengebom air menunjukkan efektivitas tinggi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Efektivitas ini optimal ketika api masih pada tahap awal atau baru muncul, memungkinkan penekanan cepat sebelum meluas ke area yang lebih besar.

Pernyataan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan saat meninjau penanggulangan karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada hari Sabtu.

Efektivitas Penanganan Dini dengan Helikopter Pengebom Air

Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan bahwa helikopter water bombing tidak dirancang untuk memadamkan kebakaran dengan luasan sangat besar.

Sebaliknya, alat ini lebih optimal digunakan saat api masih terbatas, sehingga penyiraman dari udara dapat dilakukan secara maksimal.

Menurutnya, ketika kebakaran sudah meluas, penambahan jumlah helikopter pengebom air sekalipun tidak akan mampu memadamkan seluruh area yang terbakar.

Hal ini disebabkan kapasitas air yang dijatuhkan dari udara memiliki keterbatasan signifikan dibandingkan luas wilayah yang terbakar.

Strategi Penempatan Dinamis dan Dukungan Operasi Modifikasi Cuaca

Budi Irawan juga menekankan bahwa pengendalian karhutla memerlukan strategi terpadu yang komprehensif.

Salah satu elemen penting adalah dukungan operasi modifikasi cuaca (OMC), apabila terdapat potensi awan yang memungkinkan.

OMC dapat membantu menurunkan hujan dalam jumlah besar, yang sangat mendukung proses pemadaman api.

BNPB menerapkan pola penempatan helikopter secara dinamis, melakukan reposisi armada ke provinsi prioritas.

Reposisi ini didasarkan pada perkembangan indeks ancaman karhutla di berbagai wilayah di Indonesia.

Dukungan Helikopter untuk Kalimantan

Sebelumnya, Kalimantan Selatan mendapatkan dukungan empat unit helikopter pengebom air untuk penanganan karhutla.

Namun, satu unit telah dipindahkan ke Kalimantan Barat, dan satu unit lainnya digeser ke Kalimantan Tengah.

Pergeseran ini dilakukan karena intensitas karhutla di kedua wilayah tersebut menunjukkan tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengonfirmasi bahwa saat ini dua helikopter pengebom air masih disiagakan di Kalsel.

Ia menambahkan, apabila kondisi karhutla di Kalimantan Selatan meningkat dan membutuhkan tambahan dukungan udara, BNPB siap melakukan pergeseran helikopter water bombing dari wilayah lain ke Kalsel untuk memperkuat operasi penanganan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi