Subuh Terakhir Dua Sepupu di Gudang Alkes Matraman

Dua orang pemuda tewas dalam musibah kebakaran bangunan tiga lantai di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10) subuh. Warga menyebut lokasi merupakan tempat operasional toko online alkes.

Auria Setiarum Cahayani
Subuh Terakhir Dua Sepupu di Gudang Alkes Matraman
Inisiden terjadi di Jalan Asem Gede Timur, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10) subuh

Subuh di Jalan Asem Gede Timur, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10), awalnya berjalan seperti biasa. Warga bersiap menjalankan aktivitas pagi, sementara sebagian lainnya bergegas menuju masjid.

Budi, salah seorang warga setempat, masih mengingat suasana sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, belum terlihat tanda-tanda kebakaran dari bangunan tiga lantai yang berada di kawasan tersebut.

Namun, sekitar satu jam kemudian, suasana berubah. Api tiba-tiba membesar dan melahap bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus operasional toko daring alat-alat kesehatan.

"Saya pergi ke masjid pukul 04.00 WIB itu belum ada apa-apa. Ketika pukul 05.00 WIB tahu-tahu api sudah besar dan petugas pemadam kebakaran berdatangan," ujar Budi saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (6/10).

Sebelum kobaran api terlihat membesar, warga sempat mendengar suara seperti percikan listrik dari lantai dua. Dugaan awal, api bermula dari bagian tersebut sekitar pukul 04.30 WIB.

Dalam waktu singkat, bangunan tiga lantai itu dilalap api. Kepulan asap dan kobaran api membuat situasi di sekitar lokasi berubah menjadi kepanikan.

Di balik kebakaran itu, ada dua anak muda yang tak berhasil menyelamatkan diri.

Mereka adalah Muhammad Alpharezy (20) dan Muhammad Fadel (18). Keduanya tinggal di bangunan tersebut dan sehari-hari mengelola operasional toko daring yang menjual alat-alat kesehatan.

Keduanya bukan sekadar rekan kerja. Alpharezy dan Fadel merupakan saudara sepupu.

Kabar kebakaran yang menelan korban jiwa itu pun menjadi duka bagi keluarga. Saat peristiwa terjadi, pihak keluarga masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk mengurus jenazah kedua korban.

"Yang meninggal dua orang, mereka saudara sepupu saya dan masih muda-muda. Memang tinggal di situ. Sekarang pihak keluarga atau orang tuanya sedang perjalanan ke sini buat ngurus jenazah," tutur Adi, kerabat pemilik bangunan.

Bukan Gudang Obat

Rumah kontrakan tempat gudang alat kesehatan di matraman jakarta timur, Selasa (6/10). (merdeka.com/Auria Setiarum Cahayani).
Rumah kontrakan tempat gudang alat kesehatan di matraman jakarta timur, Selasa (6/10). (merdeka.com/Auria Setiarum Cahayani).

Di tengah kepanikan akibat kebakaran, muncul pula informasi mengenai fungsi bangunan yang terbakar. Warga meluruskan bahwa bangunan tersebut bukan gudang penyimpanan obat-obatan seperti yang sempat disebut. Bangunan itu merupakan rumah kontrakan yang digunakan untuk menjalankan usaha daring alat-alat kesehatan.

"Ini sebenarnya kontrakan buat usaha online. Bukan gudang obat sih, lebih ke alat-alat kesehatan seperti alat tensi sama test strips," kata Adi.

Di tempat itulah Alpharezy dan Fadel tinggal sekaligus mengelola kegiatan usaha sehari-hari.

Kini, aktivitas itu terhenti. Bangunan yang menjadi tempat tinggal sekaligus tempat mereka bekerja berubah menjadi lokasi kebakaran yang merenggut nyawa keduanya.

Rekomendasi