Sejumlah warga bertahan di Kampung Susun Bayam, dekat Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta, setelah terjadi kericuhan, pada Selasa (21/5/2024). Kericuhan sempat terjadi di Kampung Susun Bayam antara warga dan sejumlah sekuriti PT Jakarta Propertindo (JakPro). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112335/original/094564600_1783064377-1716292975153-70axz.jpg)
Advertisement
Warga mengungkapkan sejumlah personel sekuriti PT JakPro tiba-tiba menggeruduk Kampung Susun Bayam. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112337/original/065275900_1783064378-1716291793377-3751n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112338/original/009471600_1783064379-1716291868833-f9c67.jpg)
Sekuriti PT JakPro itu disebut memerintahkan warga untuk segera mengosongkan rumah dan segera angkat kaki dari Kampung Susun Bayam. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112339/original/049189200_1783064379-1716291928916-m0c9kk.jpg)
Kedatangan sekuriti PT JakPro membuat situasi memanas. Kericuhan antara warga Kampung Susun Bayam dan barisan sekuriti pun sempat terjadi. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112340/original/016664600_1783064380-1716292046691-bjk66.jpg)
Usai kericuhan, warga nekat bertahan di Kampung Susun Bayam. Mereka berkumpul di pelataran rumah susun tersebut. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112341/original/066688200_1783064380-1716292439342-19j4v.jpg)
Ekspresi ketakutan terpancar dari wajah-wajah warga Kampung Susun Bayam yang bertahan di pelataran bangunan tersebut. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112343/original/073833400_1783064380-1716292485431-q4fd4h.jpg)
Sebagaimana diketahui, warga eks Kampung Bayam yang tergusur proyek pembanguan JIS dijanjikan Pemprov DKI untuk menghuni Kampung Susun Bayam. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112346/original/026616900_1783064381-1716292533318-aqrtng.jpg)
Namun ketika Kampung Susun Bayam selesai dibangun, warga eks Kampung Bayam malah dilarang untuk menempatinya. Pemprov DKI kemudian meminta warga untuk menghuni Rusun Nagrak di Cilincing. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112349/original/044171600_1783064381-1716292657928-k2bpq.jpg)
Pemprov DKI berdalih, Kampung Susun Bayam akan difungsikan untuk menunjang berbagai kegiatan di Jakarta International Stadium (JIS). Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112352/original/075519200_1783064381-1716292704134-enm4hk.jpg)
Warga eks Kampung Bayam pun menentang rencana pemindahan tersebut. Mereka tetap nekat menghuni Kampung Susun Bayam yang dulu dijanjikan Pemprov DKI. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112353/original/005486400_1783064382-1716292778611-jre7u.jpg)
Mereka terus bertahan menghuni Kampung Susun Bayam meski tanpa listrik dan air. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9112333/original/030653300_1783064377-1716292967749-4j7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384007/original/099322200_1793140722-IMG-20261027-WA0074.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384001/original/015637600_1793139424-20261027_203719.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383992/original/074391500_1793126615-IMG-20261027-WA0143.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383993/original/073551100_1793127002-IMG-20261027-WA0023.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3284603/original/067816900_1604312034-20201102-Aksi-Ratusan-Buruh-Tolak-UU-Cipta-Kerja-iqbal-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383155/original/015905800_1793072964-Bangunan-Sekolah-RAkyat-Terintegrasi-I-Jember-di-Kecamatan-Ajung.jpg)