Jokowi: Kita akan Hancur jika Ikut-ikutan Arus Rivalitas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dunia akan hancur jika konflik di suatu negara diseret-seret ke tempat lain.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: Kita akan Hancur jika Ikut-ikutan Arus Rivalitas
Jokowi: Kita akan Hancur jika Ikut-ikutan Arus Rivalitas (Merdeka.com)

Jokowi: Kita akan Hancur jika Ikut-ikutan Arus Rivalitas

Jokowi menyatakan dunia akan hancur jika konflik di suatu negara diseret-seret ke tempat lain.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dunia akan hancur jika konflik di suatu negara diseret-seret ke tempat lain. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dunia akan hancur jika konflik di suatu negara diseret-seret ke tempat lain. 
Dok. Istimewa

Jokowi tak ingin sebuah negara ikut-ikutan menjadi arus rivalitas yang terjadi.

"Saya pastikan dunia akan hancur jika konflik dan ketegangan di suatu tempat dibawa dan dijadikan tarik menarik di tempat lain, jika kita tidak mampu mengelola perbedaan, kita akan hancur jika kita ikut-ikutan arus rivalitas, kita akan hancur," kata Jokowi saat jumpa pers usai menutup KTT ke-43 ASEAN di JCC, Jakarta, Kamis (7/9).

Di forum KTT, dia sudah menyampaikan bahwa setiap pemimpin yang hadir punya tanggung jawab sama-sama besar untuk tidak menciptakan konflik baru.

Di forum KTT, dia sudah menyampaikan bahwa setiap pemimpin yang hadir punya tanggung jawab sama-sama besar untuk tidak menciptakan konflik baru.
Dok. Istimewa

"Untuk tidak menciptakan ketegangan baru, dan di saat yang sama kita juga punya tanggung jawab untuk menurunkan tensi yang panas, untuk mencairkan suasana yang beku untuk menciptakan ruang dialog," 

ujar Jokowi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurutnya, dunia ini butuh penengah dan safe house di tengah konflik yang ada. Jokowi memastikan bahwa ASEAN sudah berada pada jalur yang benar.

"Dunia ini butuh jangkar, butuh penetral, butub safe house dan saya bisa pastikan bahwa sampai saat ini ASEAN telah berada pada track yang benar, untuk bisa menjalankan peran tersebut menjadi kontributor stabilitas dan perdamaian serta menjadi epicentrum of growth," 

pungkasnya.

merdeka.com

Rekomendasi