PPATK Perkuat Komunikasi Publik, Studi Banding ke Bidhumas Polda Metro Jaya

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan studi banding ke Bidhumas Polda Metro Jaya untuk memperkuat strategi komunikasi publik PPATK di era digital yang dinamis.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PPATK Perkuat Komunikasi Publik, Studi Banding ke Bidhumas Polda Metro Jaya
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan studi banding ke Bidhumas Polda Metro Jaya untuk memperkuat strategi komunikasi publik PPATK di era digital yang dinamis. (AntaraNews)

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan studi banding ke Bidang Humas (Bidhumas) Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat komunikasi publik PPATK di tengah pesatnya perkembangan informasi digital. Inisiatif ini menunjukkan komitmen lembaga dalam beradaptasi dengan lanskap media yang terus berubah dan dinamis.

Studi banding tersebut berlangsung di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, Jakarta, pada hari Kamis (2/4). Acara ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, dan diikuti oleh jajaran Bidhumas serta tim Humas PPATK. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Ketua Tim Humas PPATK, Tri Andrianto, mengapresiasi materi yang disampaikan dan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas kedua institusi dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin kompleks. Penguatan fungsi kehumasan menjadi krusial untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan relevan.

Tri Andrianto, Ketua Tim Humas PPATK, menyatakan bahwa timnya memperoleh banyak pembelajaran berharga terkait pengelolaan komunikasi publik. Secara khusus, mereka mendapatkan wawasan mendalam mengenai strategi komunikasi publik di era digital yang sangat dinamis. Pemahaman ini penting untuk memastikan pesan PPATK dapat menjangkau audiens secara efektif dan tepat sasaran.

Tri Andrianto juga mengungkapkan harapannya agar kerja sama antara PPATK dan Bidhumas Polda Metro Jaya dapat terus terjalin di masa mendatang. Sinergi ini dianggap sangat penting demi penguatan fungsi kehumasan masing-masing lembaga. Kolaborasi semacam ini esensial untuk membangun kapasitas komunikasi yang lebih baik dan responsif terhadap isu-isu terkini.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kedua institusi dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin dinamis," ujar Tri Andrianto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat. Pernyataan ini menegaskan tujuan jangka panjang dari studi banding tersebut, yakni adaptasi dan peningkatan kualitas komunikasi di tengah arus informasi yang deras.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan pentingnya komunikasi publik yang dilaksanakan secara cepat, tepat, dan berbasis fakta. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus selalu akurat, berimbang, dan mudah dipahami untuk menghindari kesalahpahaman. Prinsip ini menjadi landasan utama dalam setiap penyampaian pesan publik oleh institusi.

Menurut Kombes Pol Budi Hermanto, pengelolaan media digital merupakan salah satu kunci utama dalam menghadapi derasnya arus informasi saat ini. Kemampuan untuk memanfaatkan platform digital secara efektif sangat krusial dalam menyebarkan informasi yang benar dan menangkal disinformasi. Ini adalah aspek vital dalam strategi komunikasi publik modern.

Lebih lanjut, Budi Hermanto juga menyoroti pentingnya sinergi internal dan penerapan sistem komunikasi satu pintu. Konsistensi informasi adalah hal yang sangat krusial untuk menjaga kredibilitas lembaga di mata publik. Pendekatan terpadu ini memastikan bahwa semua pesan yang keluar dari institusi memiliki narasi yang seragam dan kohesif, memperkuat citra positif lembaga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi