Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Jam Favorit di Tol Jakarta-Cikampek Saat Arus Mudik Lebaran 2026

PT Jasa Marga mengimbau pemudik untuk menghindari jam favorit saat melintasi Tol Jakarta-Cikampek demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026, menyusul peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Jam Favorit di Tol Jakarta-Cikampek Saat Arus Mudik Lebaran 2026
PT Jasa Marga mengimbau pemudik untuk menghindari jam favorit saat melintasi Tol Jakarta-Cikampek demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026, menyusul peningkatan volume kendaraan yang signifikan. (AntaraNews)

PT Jasa Marga mengeluarkan imbauan penting bagi para pemudik yang akan melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek. Pemudik disarankan untuk menghindari jam-jam favorit keberangkatan menuju kampung halaman guna mengurai kepadatan lalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi akan sangat padat.

Imbauan ini disampaikan oleh Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, di dekat Gerbang Tol Cikampek Utama pada Minggu (15/3). Pihaknya terus-menerus mengingatkan pengguna jalan untuk memilih waktu perjalanan yang lebih lengang. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik krusial selama periode mudik.

Waktu favorit bagi pengguna jalan untuk arus mudik biasanya terjadi pada pagi hari, yakni mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Dengan menghindari rentang waktu tersebut, pemudik dapat berkontribusi dalam menciptakan perjalanan yang lebih nyaman dan aman. Jasa Marga berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Peningkatan Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek

Volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Lebaran 2026. Sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, tercatat 168 ribu kendaraan telah melewati gerbang tol tersebut. Angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mengindikasikan lonjakan pemudik.

Pada hari Minggu (15/3) saja, hingga akhir shift pertama (pukul 04.30-12.30 WIB), sebanyak 23 ribu kendaraan telah melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama. Jumlah ini bahkan sudah melebihi 100 persen di atas kondisi normal lalu lintas harian. Data ini memperkuat urgensi imbauan Jasa Marga agar pemudik menghindari jam favorit.

Secara spesifik, pada H-6 Lebaran, Minggu, dari pukul 00.00 hingga 12.44 WIB, sebanyak 23.610 kendaraan dari arah Jakarta melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan H-7 Lebaran, Sabtu (14/3), pada periode jam yang sama yang hanya mencapai 20.665 kendaraan. Peningkatan ini menyoroti perlunya perencanaan perjalanan yang matang.

Pembatasan Truk dan Kondisi Lalu Lintas Terkini

Kondisi lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama terpantau ramai lancar meskipun volume kendaraan meningkat drastis. Kendaraan yang mendominasi adalah minibus, bus, hingga truk sumbu dua. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas selama perjalanan mudik.

Pembatasan operasional truk sumbu tiga telah diberlakukan sejak pukul 12.00 WIB berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan dan potensi kemacetan di jalur mudik. Dengan demikian, truk-truk besar sudah jarang terlihat melintas di ruas tol.

Tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan di sejumlah gardu Gerbang Tol Cikampek Utama ke arah Palimanan (dari Jakarta). Hal ini menunjukkan efektivitas manajemen lalu lintas yang diterapkan oleh Jasa Marga. Sementara itu, dari arah Palimanan menuju Jakarta, Gerbang Tol Cikampek Utama telah dilintasi oleh 8.093 kendaraan, hampir sepertiga dari volume kendaraan dari arah sebaliknya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi