PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadwalkan pengoperasian Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa–Bawen pada November 2026. Langkah ini diambil usai ruas tersebut melintasi tahap persiapan dan pengujian.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa pengoperasian ini merupakan kelanjutan dari pemanfaatan sejumlah jalur tol baru secara fungsional yang sebelumnya telah terbukti membantu kelancaran arus lalu lintas masyarakat saat momen Natal, Tahun Baru, hingga Lebaran.
"Maka setelah disiapkan di tahun 2026 ini, Jasa Marga akan mengoperasionalkan salah satunya adalah Jalan Tol Yogya-Bawen Seksi 6. Ini khususnya Ambarawa-Bawen sudah memasuki masa Uji Laik Fungsi Operasi atau ULFO, yang diharapkan akan dapat dioperasionalkan di November tahun 2026," ujar Rivan dalam konferensi pers daring di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (9/9).
Rivan menambahkan, Jasa Marga juga membidik pengoperasian jalur tol baru sepanjang 62 kilometer pada rentang akhir 2026 hingga awal 2027. Jalur ini mencakup bagian dari Tol Probolinggo–Banyuwangi serta Tol Yogya–Solo–Yogya–Bawen yang sebelumnya sempat difungsikan secara terbatas.
Advertisement
Dukungan Infrastruktur dan Pembagian Seksi Proyek
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot penyelesaian proyek Tol Yogyakarta–Bawen untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan tol ini dirancang untuk menciptakan dampak berganda (multiplier effect) bagi wilayah yang dilintasi, di samping memangkas waktu tempuh perjalanan dan menekan beban biaya logistik.
Secara keseluruhan, Tol Yogyakarta–Bawen membentang sepanjang 75,12 km dan terbagi dalam 6 seksi pembangunan:
- Seksi 1: Sleman – Banyurejo (8,8 km)
- Seksi 2: Banyurejo – Borobudur (15,20 km)
- Seksi 3: Borobudur – Magelang (8,10 km)
- Seksi 4: Magelang – Temanggung (16,65 km)
- Seksi 5: Temanggung – Ambarawa (21,39 km)
- Seksi 6: Ambarawa – Bawen (5,2 km)