Anggota DPR Soroti Mendesaknya Pembenahan Fasilitas Sekolah Rakyat Cirebon

Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti kondisi fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Cirebon yang mendesak pembenahan. Temuan di lapangan menunjukkan sarana belum optimal, berisiko bagi siswa, dan perlu perbaikan segera untuk memastikan keamanan dan kenyamanan b

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Anggota DPR Soroti Mendesaknya Pembenahan Fasilitas Sekolah Rakyat Cirebon
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti kondisi fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Cirebon yang mendesak pembenahan. Temuan di lapangan menunjukkan sarana belum optimal, berisiko bagi siswa, dan perlu perbaikan segera untuk memastikan keamanan dan kenyamanan b (AntaraNews)

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menyoroti kondisi fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Cirebon, Jawa Barat. Ia menyebutkan bahwa fasilitas tersebut masih memerlukan pembenahan serius. Temuan ini didapatkan Selly dalam kunjungannya ke Cirebon, yang dilaporkan pada Sabtu (14/2).

Selly menemukan bahwa kondisi fasilitas yang ada belum optimal dan belum sepenuhnya selaras dengan visi program pendidikan pemerintah pusat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan standar keamanan dan kenyamanan bagi para siswa yang belajar dan tinggal di sana. Kesesuaian aturan dan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) di sekolah tersebut juga dinilai perlu diperkuat.

Menurut Selly, layanan kepada siswa harus berjalan maksimal, sehingga beberapa catatan perbaikan harus segera ditingkatkan dan dilengkapi. Ia berkomitmen untuk membawa temuan ini ke dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kementerian Sosial untuk mendorong perbaikan.

Kondisi Fasilitas Asrama yang Memprihatinkan

Dalam peninjauannya, Selly Andriany Gantina secara khusus menyoroti fasilitas asrama Sekolah Rakyat yang dinilai belum berfungsi maksimal. Ia menemukan sejumlah ranjang bertingkat dalam kondisi kurang layak, dengan bagian rangka besi terlihat penyok dan berisiko terhadap keselamatan siswa. Selly mengungkapkan kekhawatirannya bahwa ranjang tersebut tidak kokoh dan bisa menimpa anak di bawahnya.

Selain masalah ranjang, keterbatasan fasilitas kamar mandi juga menjadi perhatian serius. Hanya tersedia tiga fasilitas kamar mandi yang harus digunakan bersama oleh seluruh penghuni asrama, menyebabkan antrean panjang setiap hari. Guru di sekolah tersebut menceritakan bahwa anak-anak harus mengantre mandi sejak pukul 3 pagi akibat minimnya fasilitas.

Selly menekankan bahwa sekolah berasrama semestinya ditunjang dengan fasilitas yang layak dan memadai. Fasilitas yang memadai sangat penting guna mendukung aktivitas belajar dan tinggal peserta didik secara optimal, serta menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka selama berada di lingkungan sekolah.

Komitmen DPR Mengawal Perbaikan Fasilitas Sekolah Rakyat Cirebon

Seluruh temuan terkait kondisi fasilitas Sekolah Rakyat di Kota Cirebon ini akan disampaikan oleh Selly Andriany Gantina dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). RDPU tersebut akan dilaksanakan bersama dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Langkah ini merupakan bagian dari upaya anggota DPR untuk memastikan adanya tindak lanjut konkret terhadap masalah yang ditemukan.

Selly menegaskan komitmennya untuk mengawal perbaikan fasilitas Sekolah Rakyat di Cirebon. Pengawalan ini bertujuan agar kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya para siswa, dapat semakin baik dan sesuai dengan standar yang diharapkan. Peningkatan fasilitas diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.

Upaya pembenahan fasilitas ini diharapkan dapat memastikan bahwa program pendidikan yang dicanangkan pemerintah pusat dapat berjalan efektif. Dengan perbaikan infrastruktur, diharapkan tidak ada lagi risiko keselamatan dan kenyamanan siswa terganggu, sehingga mereka dapat fokus pada proses belajar mengajar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi