Ketua PBNU Sebut 16 Ormas Islam Terima Alasan Prabowo Soal Indonesia Gabung Board of Peace

Hari ini Presiden Prabowo mengundang 16 ormas Islam ke Istana untuk menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Ketua PBNU Sebut 16 Ormas Islam Terima Alasan Prabowo Soal Indonesia Gabung Board of Peace
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyampaikan apresiasi terhadap strategi pemerintah tangani bencana di Sumatera, melihat adanya progres nyata dan harapan pemulihan masyarakat terdampak. (AntaraNews)

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengungkapkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 16 ormas Islam hingga kiai sepuh di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). Salah satu hal yang dibahas mengenai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian.

Gus Yahya mengatakan seluruh ormas Islam dan tokoh Islam yang hadir dapat menerima penjelasan Prabowo soal alasan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian. Mereka juga memercayakan perjuangan menolong rakyat Palestina kepada Prabowo.

"Tadi Presiden menjelaskan secara ekstensif sekali hal-hal yang perlu dipertimbangkan itu, dan saya kira semua yang hadir memahami dan bisa menerima dan bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini kepada Presiden," kata Gus Yahya usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Tidak Terbawa Arus

Menurut dia, baik pemerintah maupun ormas Islam sepakat memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Gus Yahya menuturkan tujuan Prabowo bergabung Board of Peace untuk membela dan membantu kemerdekaan Palestina.

"Hal-hal yang nanti dilakukan di dalam dewan tersebut akan menjadi langkah yang terkonsolidasi di antara negara-negara yang memang pada dasarnya dan menjadi motivasi mereka berpartisipasi di dalam dewan itu untuk membela dan membantu Palestina," jelasnya.

Dia menyampaikan Prabowo akan berkonsolidasi dengan negara-negara Timur Tengah dan Islam yang berpartisipasi dalam Board of Peace. PBNU juga menitipkan pesan agar Indonesia tak mudah terbawa arus yang merugikan rakyat Palestina.



Pasukan Perdamaian

"Kami memahami semua yang dijelaskan oleh Pak Presiden dengan menitipkan pesan agar tidak mudah untuk terbawa arus yang mungkin nantinya justru merugikan Palestina, merugikan rakyat Palestina," tutur Gus Yahya.

Menurut dia, Presiden Prabowo berjanji akan waspada dan berkomitmen membantu rakyat Palestina, khususnya Gaza. Salah satunya, dengan mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.

"Presiden sudah memberi penjelasan tadi, kita nanti akan berpartisipasi dengan mengirimkan pasukan perdamaian yang tugas absolutnya adalah melindungi rakyat Palestina," pungkas Gus Yahya.

Rekomendasi