Sebuah video merekam masyarakat di Tapanuli Utara kecewa, beras yang dikirim melalui helikopter langsung hancur saat mendarat. Lokasi Tapanuli Utara masih terisolir, sehingga sulit menyalurkan bantuan.
Alhasil, TNI dan Polri harus menggunakan helikopter untuk menyalurkan bantuan lewat udara. Sayangnya, beras hancur saat mendarat.
Baca Juga
Lazisnu Paragon Salurkan Bantuan Pemulihan Madrasah dan Masjid Terdampak Bencana di Sumatera
Kapolri Listyo Sigit dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengevaluasi masalah tersebut. Kini, bantuan yang dikirim melalui udara, dibuatkan air drop, agar bantuan yang dikirim tidak hancur saat mendarat.