Gol Tunggal Jonathan Bustos dan Drama Kartu Merah Warnai Kemenangan Persela Kalahkan Barito Putera 1-0

Persela Kalahkan Barito Putera 1-0 di Stadion Demang Lehman berkat gol tunggal Jonathan Bustos, diwarnai insiden kartu merah Esteban Vizcarra yang memicu ketegangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gol Tunggal Jonathan Bustos dan Drama Kartu Merah Warnai Kemenangan Persela Kalahkan Barito Putera 1-0
Persela Kalahkan Barito Putera 1-0 dalam laga sengit Liga Championship 2025/2026 di Martapura. Gol tunggal Jonathan Bustos dan drama kartu merah Esteban Vizcarra warnai pertandingan, bagaimana jalannya laga penuh ketegangan ini? (AntaraNews)

Persela Lamongan FC berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah PS Barito Putera dalam laga pekan keenam Grup 2/Timur Liga Championship 2025/2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada hari Sabtu.

Gol semata wayang yang menjadi penentu kemenangan Persela dicetak oleh Jonathan Bustos pada babak kedua, tepatnya di menit ke-61. Kemenangan ini tidak hanya krusial bagi Persela, tetapi juga diwarnai oleh insiden kartu merah yang diterima oleh pemain Persela, Esteban Vizcarra, di penghujung pertandingan.

Hasil ini memberikan dampak signifikan pada posisi klasemen sementara Liga Championship, di mana Persela berhasil memperbaiki posisinya, sementara Barito Putera tetap kokoh di puncak klasemen meskipun menelan kekalahan.

Sejak peluit awal dibunyikan hingga menit ke-10, kedua tim kesulitan menciptakan peluang berarti, dengan bola lebih banyak bergulir di lini tengah lapangan. Tuan rumah Barito Putera baru bisa membuka peluang pada menit ke-14 melalui umpan lambung dari sayap kanan yang menusuk jantung pertahanan Persela, namun penyerang Barito gagal mengkonversikan peluang tersebut menjadi gol.

Dua menit berselang, Jaime Moreno nyaris membuka keunggulan untuk Barito Putera saat menerima umpan matang dari sisi kiri, namun sundulannya masih melebar tipis di pojok kanan bawah gawang Persela. Pada menit ke-18, Persela mencoba membangun serangan melalui Esteban Vizcarra dari sayap kiri, mengirim umpan ke titik penalti, namun tidak ada pemain Persela yang menyambut umpan tersebut.

Peluang emas kembali tercipta bagi tuan rumah pada menit ke-31, ketika Jaime Moreno berlari ke jantung pertahanan Persela untuk menyambut umpan tendangan bola mati dari sayap kiri. Sayangnya, sepakan Moreno masih melambung di atas mistar gawang.

Beberapa menit kemudian, Moreno kembali mendapat peluang di kotak penalti Persela, namun ia terlalu lama menahan bola hingga berhasil disapu bersih oleh pertahanan tim tamu, menggagalkan upaya mengoper ke rekannya yang sudah mendekati penjaga gawang. Meskipun minim peluang matang, tensi permainan kedua tim cukup memanas, dengan berbagai protes dilayangkan kepada wasit utama akibat beberapa keputusan yang dianggap kontroversial oleh pemain. Hingga turun minum, skor 0-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Barito Putera langsung menciptakan peluang cantik melalui Jaime Moreno yang berdiri di tengah luar kotak penalti Persela. Moreno melepaskan tendangan keras, namun bola membentur mistar gawang dan keluar lapangan.

Tuan rumah terus berupaya membangun serangan bertubi-tubi, namun justru petaka tiba pada menit ke-61. Jonathan Bustos berlari mendekati kotak penalti untuk menerima umpan dari Esteban Vizcarra dari sayap kiri. Dengan tenang, Bustos melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, bola mendatar keras ke pojok kiri gawang Barito, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persela.

Tertinggal dari tim tamu, Barito Putera berusaha mengambil alih permainan. Pada menit ke-63, Rizky Pora membangun serangan dari sayap kiri dan mengoper bola kepada Jaime Moreno yang sudah menunggu di kotak penalti Persela, namun Moreno gagal menyambut umpan matang tersebut.

Mendekati penghujung babak kedua, Barito Putera berusaha keras menyamakan kedudukan. Pada menit ke-85, Lassana di jantung pertahanan Persela menerima umpan dari tengah lapangan. Lassana mencoba menyontek bola gantung ke pojok kanan atas gawang Persela, namun penjaga gawang Persela tampil apik menghalau bola ke luar lapangan. Tiga menit berikutnya, giliran Renan Alves mendapat peluang di kotak penalti Persela, melompat tinggi menyambut umpan dari sayap kiri, namun bola masih berada di atas mistar gawang Persela.

Di penghujung laga, pemain Barito Putera kerap terpancing emosi dengan permainan Persela yang mencoba mengulur waktu. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk pemain Persela, Esteban Vizcarra, karena menyikut pemain Barito yang meminta Vizcarra agar segera keluar lapangan kala digantikan pemain cadangan.

Meskipun penghujung laga babak kedua menyisakan satu menit, Esteban Vizcarra di lapangan berupaya mengulur waktu dengan berjalan lambat saat pergantian pemain. Karena tidak terima dipaksa keluar lapangan lebih cepat oleh pemain Barito, Vizcarra menyikut pemain Barito hingga berujung diganjar kartu merah. Meskipun ada tujuh menit perpanjangan waktu, Barito Putera tetap tidak mampu menyamakan kedudukan dan pertandingan berakhir 1-0 untuk kemenangan Persela.

Dengan hasil ini, Persela FC naik ke posisi empat klasemen sementara Liga Championship Grup Timur dengan meraih 10 poin dari enam pertandingan. Sementara itu, Barito Putera tetap berada di puncak klasemen dengan 15 poin dari enam pertandingan, meskipun harus menelan kekalahan di kandang sendiri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi