Gubernur NTB Lepas 11 Atlet Disabilitas Ikuti Maraton Bali: Siap Harumkan Nama Daerah!

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melepas 11 Atlet Disabilitas NTB untuk Maybank Marathon 2025 di Bali. Simak semangat juang mereka mengharumkan nama daerah di kancah nasional!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur NTB Lepas 11 Atlet Disabilitas Ikuti Maraton Bali: Siap Harumkan Nama Daerah!
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melepas 11 Atlet Disabilitas NTB untuk Maybank Marathon 2025 di Bali. Simak semangat juang mereka mengharumkan nama daerah di kancah nasional! (Merdeka.com)

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas keberangkatan 11 atlet disabilitas yang akan berlaga di ajang Maybank Marathon 2025. Pelepasan ini dilakukan di Mataram pada Sabtu, 23 Agustus, menandai dimulainya perjalanan para atlet menuju Gianyar, Bali. Mereka siap menunjukkan semangat juang dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Acara pelepasan ini menjadi momen penting yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap potensi para penyandang disabilitas. Para atlet ini akan berkompetisi dalam salah satu ajang maraton bergengsi di Indonesia. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Keberangkatan tim Atlet Disabilitas NTB ini merupakan hasil sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi NTB dan Yayasan HARSA NTB. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para atlet untuk mengembangkan bakat mereka. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh, mereka optimis dapat meraih hasil terbaik di Bali.

Apresiasi dan Dukungan Penuh Pemerintah untuk Atlet Disabilitas

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas semangat serta perjuangan para atlet disabilitas ini. Ia menekankan bahwa meskipun dengan segala keterbatasan, para atlet tetap berjuang keras untuk membawa nama baik NTB di kancah nasional. Semangat ini patut menjadi teladan bagi seluruh masyarakat.

Iqbal menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet disabilitas. Dukungan ini tidak hanya terbatas pada bidang olahraga maraton, tetapi juga mencakup berbagai cabang olahraga lainnya. Pemerintah berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung pengembangan potensi setiap individu.

Senada dengan Gubernur, Ketua TP-PKK NTB Sinta M Iqbal juga memberikan pesan penting kepada para atlet. Ia mengingatkan agar para atlet selalu menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan suasana hati selama perjalanan serta kompetisi. Sinta menekankan pentingnya saling pengertian dan dukungan antar atlet, terutama saat menghadapi kelelahan.

Sinergi Kuat Yayasan HARSA dan Pemprov NTB dalam Pemberdayaan Disabilitas

Keberangkatan 11 atlet disabilitas ini tidak lepas dari peran penting Yayasan HARSA NTB, atau Harapan Sahabat NTB. Ketua Umum Yayasan HARSA NTB, Lalu Muhammad Sole, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata sinergi antara yayasan dan Pemerintah Provinsi NTB. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan potensi disabilitas.

Yayasan HARSA NTB selama ini memang fokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui berbagai program. Program-program tersebut meliputi pelatihan keterampilan, pendampingan ekonomi, dan pembinaan hukum. Dengan upaya ini, HARSA berupaya meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian para penyandang disabilitas di NTB.

Lalu Muhammad Sole mengungkapkan target ambisius untuk Maybank Marathon 2025, yaitu membawa pulang minimal tiga medali. Ia menambahkan bahwa HARSA telah membina sekitar 200 penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di NTB, dengan 30 orang di antaranya aktif sebagai pengurus. Ini menunjukkan jangkauan luas dan dampak positif yayasan.

Selain itu, Yayasan HARSA juga rutin mengadakan kegiatan seperti "HARSA Menyapa Disabilitas" untuk menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas yang belum tersentuh bantuan. Upaya ini memastikan bahwa dukungan dan pembinaan dapat merata. Inisiatif seperti ini sangat krusial dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi