Teror Harimau Datangi Pondok Sawit Terekam Kamera, Warga Takut dan Menjerit Histeris

Satu keluarga yang tinggal di dalam perkebunan sawit ketakutan ketika seekor harimau Sumatera mendekati pondok mereka. Peristiwa itu terjadi di Desa Tasik Tebing Serai, Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Teror Harimau Datangi Pondok Sawit Terekam Kamera, Warga Takut dan Menjerit Histeris
Teror harimau di Bengkalis. Istimewa

Satu keluarga yang tinggal di dalam perkebunan sawit ketakutan ketika seekor harimau Sumatera mendekati pondok mereka. Peristiwa itu terjadi di Desa Tasik Tebing Serai, Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Raja hutan itu terekam dalam sebuah video kamera warga yang ketakutan lantaran dihampiri si belang tersebut. Dalam video, terdengar suara lelaki menjerit histeris menyebut nama Tuhan, sedangkan suara wanita memanggil nama Rendy. Tidak disebutkan siapa Rendy itu.

Apalagi kejadian serupa belum lama ini terjadi tidak jauh dari lokasi itu, yakni di Seberang Pulau Padi KM 68, Kabupaten Bengkalis. Seorang petani tewas diduga diserang harimau. Kini suasana kampung kembali mencekam.

Dari video yang beredar, tampak Harimau Sumatera itu tengah kelaparan mencari mangsa. Sementara hewan ternak jenis ayam berlarian menghindari si belang bertaring tajam itu, Selasa (12/4) kemarin.

Video berdurasi 2 menit 50 detik itu direkam oleh Marlo Tamba dari dalam pondok kebun kelapa sawit di desa tersebut. Marlo dan keluarganya ketakutan.

Saking takutnya keluarga Marlo mengurung diri di dalam rumah hingga pukul 19.00 WIB. Mereka akhirnya dievakuasi masyarakat setempat.

Dari video evakuasi keluarga Marlo itu, masyarakat meminta pihak BKSDA, Babhinkamtibmas, Babinsa dan aparatur desa agar bergerak cepat menghalau harimau. Sebab warga tidak ingin jatuh korban jiwa lanjutan seperti kejadian sebelumnya.

Sementara itu, Plt Kepala BBKSDA Riau Fifin Arfiana mengatakan saat ini pihaknya sedang menuju lokasi munculnya satwa buas dilindungi tersebut. Dia mengatakan, tim akan memasang box trap di lokasi tersebut.

"Tim sudah menuju lokasi, tad malam sudah dilakukan persiapan personel dan peralatan," kata Fifin, Rabu (13/4).

Rekomendasi