Usai tragedi berdarah, Komisi III DPR bakal kunjungi Mako Brimob Senin pekan depan

Komisi III DPR berencana mengunjungi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pasca kerusuhan yang melibatkan narapidana teroris dan polisi, Selasa (8/5) lalu. Rencananya mereka akan datang Senin (14/5) pekan depan.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Usai tragedi berdarah, Komisi III DPR bakal kunjungi Mako Brimob Senin pekan depan
Penjagaan Mako Brimob. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Komisi III DPR berencana mengunjungi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pasca kerusuhan yang melibatkan narapidana teroris dan polisi, Selasa (8/5) lalu. Rencananya mereka akan datang Senin (14/5) pekan depan.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pihaknya akan mencari informasi terkait kerusuhan yang berujung gugurnya lima anggota Densus 88 itu.

"Teman-teman Komisi III hari Senin tanggal 14 ‎kami akan berkunjung ke Mako Brimob mencari informasi tadi ya," kata Hinca di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/5).

Menurut Hinca, berbagai informasi akan digali oleh Komisi III. Semisal menyangkut kondisi rumah tahanan teroris, penyebab kerusuhan sampai standar opersional prosedur (SOP) pengamanan di Mako Brimob serta solusi atas kerusuhan tersebut.

"Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan di masyarakat itu pasti pertanyaan kita sih, bagaimana sih kondisinya, bagaimana SOP di situ, apa yang sebenarnya yang terjadi, bagaimana itu bisa terjadi lalu bagaimana itu mengatasinya," tegasnya.

Hinca menyebut, hingga saat ini Komisi III belum mendapatkan informasi lengkap dari kepolisian. Sejauh ini, kata Hinca, Komisi III baru mendapatkan informasi soal kerusuhan itu dari media massa.

"Saya baca kan sudah diungsikan ke Nusakambangan. Saya kira semua harus clear lah," ujar Hinca.

Diketahui, kerusuhan melibatkan narapidana teroris dan polisi pecah di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5) malam. Kepolisian menyebut insiden terjadi dipicu pembagian makanan dibawa keluarga narapidana.

Lima anggota polisi gugur dalam kerusuhan narapidana teroris di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Kelima anggota polisi yang gugur mendapat kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

Saat ini, sekitar 145 napi teroris yang terlibat dalam kerusuhan di Mako Brimob telah dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Seluruh napi akan ditempatkan dalam dua Lapas dengan tingkat pengamanan tinggi, yaitu Lapas Batu dan Lapas Pasir Putih.

Rekomendasi