Ditjen Polpum selaku Pemerintah Pusat menggelar rapat Koordinasi dan Sinergitas Hubungan Antar Lembaga Pemerintah dalam Rangka Peningkatan Kewaspadaan Nasional di Tarakan, Kalimantan Utara pada Rabu (14/2).
"Fakta yang ada dewasa ini justru telah timbul potensi gesekan antar komponen bangsa di berbagai daerah. Fenomena tersebut tentu saja dapat mengarah pada ancaman disintegrasi bangsa," ujar Soedarmo dalam pembukaannya.
Menurut Soedarmo, Indonesia sebagai bangsa yang kuat harus mempunyai kewaspadaan nasional yang kuat pula sehingga dapat mendeteksi, mengantisipasi sejak dini, dan melakukan aksi pencegahan terhadap bentuk dan potensi ancaman terhadap NKRI.
"Kegiatan ini mempunyai peranan penting dalam upaya mengantisipasi segala permasalahan yang timbul, terutama menghadapi Pemilukada Tahun 2018 dan tahapan agenda politik Nasional Pelaksanaan Pilpres dan Pileg Tahun 2019," tegasnya.
Ditjen Polpum gelar rapat koordinasi ©2018 Merdeka.com
Soedarmo menyampaikan bahwa antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, TNI/Polri, dan masyarakat harus terjalin satu koordinasi dan sinergitas yang kuat. Dengan demikian, akan lebih mudah tercipta suatu kondisi penanganan kewaspadaan nasional yang lebih tertata dan sinergis antar seluruh komponen bangsa.
"Penyelenggaraan kegiatan rapat hari ini mempunyai nilai strategis dalam rangka meningkatkan fungsi koordinasi dan sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam bidang kewaspadaan nasional dan mengintensifkan komunikasi antar lembaga Pemerintahan di daerah antara lain melalui Forkopimda, Kominda, dan forum-forum lainnya dalam peningkatan kewaspadaan nasional," tandasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Kesbangpol Provinsi Kaltara, Forkopimda, TNI/Polri dan para Camat di Kota Tarakan.