Memasuki libur akhir tahun, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi melihat bakal terjadi lonjakan pergerakan masyarakat yang akan bepergian baik ke luar kota baik melalui jalur udara, laut, maupun darat.
"Pertama kali kita mengidentifikasi dimana kemungkinan terjadinya lonjakan itu. Kita identifikasi ada 3 (tiga) tempat, yaitu di Bandar Soekarno-Hatta, di Pelabuhan Merak dan soetta, dan di pintu keluar tol Cipali ya," kata Budi, usai hadir dalam gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Silang Monas, Kamis (22/12).
Dia memprediksi, kemacetan di jalan tol Cipali bakal terjadi sejak jumat sore akhir pekan ini. Selain itu, kemacetan juga bakal terjadi sebelum malam pergantian tahun baru. Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan skema untuk mengurai kemacetan di Tol Cipali. salah satunya skema buka tutup di jalur tol Cipali. Kendaraan akan dilimpahkan keluar tol jika kemacetan sudah mencapai 5 kilometer.
Untuk mencegah kemacetan yang parah, Budi mengimbau agar warga menghindari jalur utara Pulau Jawa. Tidak hanya itu, dia juga mengimbau masyarakat tidak menggunakan moda transportasi darat.
"Sebagian ada di hari sabtu dan minggu Gunakan alternatif. Jalur Selatan itu meski jauh agak lancar. Gunakan angkutan lain selain darat. Udara, kapal masih ada ruang," ucapnya.
Untuk mengurai kemacetan, Kementerian Perhubungan sudah menggandeng pihak kepolisian. "Karena tidak mungkin masalah lalu lintas ini ditangani sendiri (oleh kementerian perhubungan), koordinator lapangan operasi natal dan tahun baru ini kan kepolisian. Koordinasi ini kita lakukan agar lebih padu," tegasnya.