Dinas Kesehatan Jawa Barat bekerja sama dengan rumah sakit yang ada di kabupaten/kota akan menyiapkan 10 ambulans di sepanjang jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali). Keberadaan ambulans itu untuk mengantisipasi jika adanya kecelakaan lalu lintas di tol terpanjang se-Indonesia tersebut.Tol Cipali melintasi 5 kabupaten/kota yakni Kabupaten Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon. Artinya setiap kabupaten menyiapkan dua ambulans, maka akan ada 10 mobil yang berjaga di Tol Cipali."Ambulans akan mobile juga dan diam di tempat titik rawan," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Alma Lucyati di Bandung, Sabtu (11/7).Ambulans tersebut, sambung Alma, dilengkapi satu tim medis seperti perawat, sopir, dan tenaga kesehatan lainnya. Bila terjadi sesuatu yang darurat, ambulans ini akan meluncurkan ke rumah sakit rujukan terdekat. "Ambulans dengan perlengkapan medis lengkap akan disiagakan, jika tidak (bisa ditangani di ambulance) akan dirujuk," ujarnya.Adapun rumah sakit yang akan dijadikan rujukan yakni RS Gunung Djati Cirebon. "RS ini merupakan rujukan dari beberapa daerah Majalengka dan Subang," imbuhnya.Dia meminta, pengemudi untuk berhati-hati menggunakan Tol Cipali yang memiliki jalan lurus dan panjang tersebut. Sebab jalan panjang membuat pengemudi menjadi terlena untuk tancap gas. "Tetap berhati-hati saat berkendara. Kami dari Dinkes pokoknya siap memberikan pelayanan. Kami bekerja sama juga dengan polisi, Dishub (Dinas Perhubungan), TNI, dan lainnya. Untuk Tol Cipali ini, kami menyiapkan beberapa hal agar bisa menekan angka kecelakaan," terangnya.
Arus mudik, 10 ambulans siaga di Tol Cipali
Keberadaan ambulans itu untuk mengantisipasi jika adanya kecelakaan lalu lintas di tol terpanjang se-Indonesia tersebut.
Advertisement
Rekomendasi